Abstrak Penyandang disabilitas sebagaimana layaknya warga pada umumnya menginginkan dapat beraktivitas secara mandiri tetapi berbagai keterbatasannya harus menggunakan alat bantu. Kenyataannya tidak semua penyandang merasa nyaman menggunakan alat bantu dengan berbagai alasan. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui kenyamanan penyandang disabilitas dalam menggunakan alat bantu. Jenis penelitian ini adalah deskriptif, metode pendekatan yang digunakan secara kualitatif, melalui teknik wawancara, FGD (Focus Group Discussion), observasi dan studi dokumentasi, untuk mengungkap data yang selanjutnya dianalisis menggunakan kualitatif interpretative. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa tidak semua penyandang merasa nyaman menggunakan alat bantu dengan berbagai alasan, seperti ukuran alat tidak proporsional dengan ukuran tubuh, ukuran alat tidak sesuai dengan ukuran tubuh (tidak proporsional), kualitas bahan alat mudah rusak, sarana dan prasarana aksesibilitas kurang memadai sehingga terkadang alat bantu tidak dipakai.  Rekomendasi ditujukan kepada Kementerian Sosial cq Direktorat Rehabilitasi Sosial agar dalam memberikan alat bantu bagi penyandang disabilitas dilaksanakan asesmen terlebih dahulu untuk mempertimbangkan faktor kesesuaian antara calon pemakai dengan ukuran alat. Selain itu rekomendasi juga ditujukan kepada pemerintah daerah melalui balai rehabilitasi agar mengalokasikan dana untuk membuat bengkel ortopedhi dengan harapan apabila ada kerusakan alat bantu dapat segera ditindaklanjuti. Kata kunci: kenyamanan; alat bantu; penyandang disabilitas AbstractPersons with disabilities as well as citizens in general want to be able to move independently because with various limitations must use tools. In fact, not all people feel comfortable using aids for various reasons. This study aims to determine the comfort of persons with disabilities in using assistive devices. The approach method used is qualitative, through questionnaire techniques, interviews, FGD (Focus Group Discussion), observation and documentation studies to uncover the data which is then analyzed using qualitative interpretative. The results showed that not all people feel comfortable using aids for various reasons, such as the size of the tool is not proportional to body size. Recommendations are addressed to the Ministry of Social Affairs cq the Directorate of Social Rehabilitation so that in providing assistance for persons with disabilities the assessment is carried out first to consider the suitability factor between the potential user and the size of the tool. In addition, recommendations are also addressed to local governments through rehabilitation centers in order to allocate funds to make orthopedic workshops in the hope that if there is damage to aids can be immediately followed up. Keywords: comfort; Device; people with disabilitiesÂ