Akhmad Purnama
Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesejahteraan Sosial, Kementerian Sosial Republik Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN KEPERCAYAAN DIRI PENYANDANG DISABILITAS NETRA MELALUI PELATIHAN KETERAMPILAN BELAJAR MASSAGE Akhmad Purnama
Media Informasi Penelitian Kesejahteraan Sosial Vol 44 No 3 (2020): Volume 44 Nomor 3 Desember 2020
Publisher : Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesejahteraan Sosial, Kementerian Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31105/mipks.v44i3.2228

Abstract

Abstrak Penelitian tentang Peningkatan Kepercayaan Diri Penyandang Disabiliatas Netra Melalui Pelatihan Ketrampilan Belajar Massage bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan bagi penyandang disabiliatas tuna netra melalui pemeberian motivasi dan keterampilan dengan belajar massage dalam meningkatkan kepercayaan dirinya. Metode penelitian menggunakan, jenis  penelitian deskriptif kualitatif dengan informan sebanyak 12 orang yaitu penerima manfaat 10 orang dan pendamping dua orang. Pengumpulan data melaui panduan wawancara dan observasi. Hasil penelitian terlihat adanya peningkatan kemampuan bagi penerima manfaat. Penerima manfaat sudah dapat  menguasai jenis massage tertentu yaitu jenis fisioterapi. Mereka semakin percaya diri akan kemampuan yang dimilikinya sehingga diharapkan dapat menujang dalam mengarungi kehidupan. Kemapuan yang dimiliki akan dipraktekkan dilapangan pencari kerja. Sempitnya pelatihan yang diberikan membuat penerima manfaat belum seluruhnya materi terkuasai. Maka perlu bagi pihak rumah pelayanan untuk selalu memberikan jenis massage yang terbaru. Pendamping dapat lebih banyak memberikan waktu dalam pendampingan dan memberikan jenis keterampilan yang dibutuhkan yanga akan datang. Kata Kunci: Disabilitas Netra; Kepercayaan Diri; MassageAbstractResearch on Increasing Confidence in Persons with Disabilities in the Blind Through Massage Learning Skills Training aims to find out the increase in the ability of people with disabilities in the blind through providing motivation and skills by learning massage in increasing self-confidence. The research method uses descriptive qualitative research with 12 informants, 10 beneficiaries and two companions. Data collection through interview and observation guidelines. The results of the study showed an increase in the ability of the beneficiaries. Beneficiaries can already master certain types of massage, namely the type of physiotherapy. They are increasingly confident in their abilities so they are expected to be able to navigate in life. The ability to possess will be practiced in the field of job seekers. he narrowness of the training provided that the beneficiaries were not yet fully mastered. So it is necessary for the home service to always provide the latest type of massage. Mentors can provide more time in mentoring and provide the types of skills needed in the future.Abstract contains research problem, aims of the study, research method, results, and policy recommendation. The length of abstract should be between 150-200 words and must be in one paragraph.Keywords: Net Disability; Confidence; Massage   
Pemberdayaan Wanita Rawan Sosial Ekonomi melalui Peningkatan Kesejahteraan Keluarga Akhmad Purnama
Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Vol. 17 No. 4 (2018): Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial
Publisher : Balai Besar Litbang Pelayanan Kesejahteraan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31105/jpks.v17i4.1558

Abstract

Penelitian tentang pemberdayaan Perempuan Rawan Sosia Ekonomi  dilakukan di Desa Triwidadi, Kecamatam Pajangan, Kabupaten Bantul. Pemberdayaan dilakukan melalui kegiatan (1) Membentuk kelompok sosial usaha ekonomi produktif sebagai wahana atau ruang jejaring/kerjasama yang dapat diakses untuk pengembangan prakarsa/inivasi. (2) Memberi bimbingan motivasi, bimbingan sosial, bimbingan keterampilan yang didalamnya termasuk bimbingan kewirausahaan dan inovasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data menggunakan panduan wawancara mendalam (in depth-interview). Informan meliputi para Perempuan Rawan Sosial Ekonomi dan Kepala Desa Triwidadi. Hasil  penelitian pemberdayaan perempuan rawan sosial ekonomi, menunjukkan perempuan rawan sosial ekonomi adalah yang berstatus janda di Desa Triwidadi berjumlah 10 orang berumur antara 50 tahun. Pada umumnya perempuan rawan sosial ekonomi tidak tamat SD. Penghasilan kurang dari Rp.500 ribu, dan sebagian besar pengeluaran sebanding dengan pemasukan, sebagai kepala keluarga dengan tanggungan yang rata-rata 3-5 orang. Setelah mendapatkan pemberdayaan melalui bimbingan (bimbingan motivasi, bimbingan sosial, keterampilan kewirausahaan dan inovasi menunjukkan ada perubahan perilaku, sudah ada peningkatan kesejahteran keluarga, peningkatan pemahaman tentang bimbingan pengetahuan dan keterampilan. Program/kegiatan kelompok sosial usaha ekonomi produktif yang dilakukan sudah dapat menanggulangi/mencegah terjadinya kemiskinan (rawan sosial ekonomi. Rekomendasi kepada pemerintah daerah, agar diberikan pendampingan yang lebih intensif, sehingga perempuan rawan sosial ekonomi akan lebih berdaya dalam mengembangkan ekonomi ataupun bersosialisasi dengan dengan lingkungan. Kegiatan pemberdayaan bantuan stimulant usaha ekonomi produktif lebih baik diberikan secara perorangan, kelompok lebih ditekankan sebagai wahana kegiatan sosial dan sebagai wahana pemecahan masalah.   Kata kunci:  Pemberdayaan, Perempuan Rawan Sosial Ekonomi, Kesejahteraan.Â