Lidia Nugrahaningsih Ayal
Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesejahteraan Sosial (B2P3KS). Kementerian Sosial RI. Jl. Kesejahteraan Sosial No 1 Sonosewu, Bantul, Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Kawasan Perbatasan Antarnegara Kajian Masyarakat Kawasan Perbatasan di Timor Tengah Utara Andayani Listyawati; Lidia Nugrahaningsih Ayal
Media Informasi Penelitian Kesejahteraan Sosial Vol 42 No 1 (2018): Volume 42 Nomor 1 April 2018
Publisher : Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesejahteraan Sosial, Kementerian Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31105/mipks.v42i1.2249

Abstract

TTU (Timor Tengah Utara) Provinsi Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu kawasan perbatasan darat dengan Timor Leste. Kawasan perbatasan umumnya identik dengan permasalahan tingginya angka kemiskinan, yang dapat dilihat dari tingginya jumlah keluarga prasejahtera yang bermukim. Penelitian berjenis deskriptif ini bertujuan mengetahui karakteristik masyarakat perbatasan dalam upaya mempertahankan kehidupan dan merupakan kajian masyarakat di TTU, NTT. Sumber data adalah keluarga yang bertempat tinggal di Bikomi Utara, TTU, NTT sebagai lokasi penelitian. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara (FGD), observasi, dan telaah dokumen. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif kualitatif.  Hasil penelitian menunjukkan, bahwa masyarakat kawasan perbatasan antarnegara dalam kategori terbatas secara sosial ekonomi dan identik dengan kemiskinan yang disebabkan oleh keterbatasan sumberdaya manusia dan sumberdaya alam setempat. Direkomendasikan kepada Kementerian Sosial dan instansi terkait lain agar berkolaborasi dalam rangka mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat kawasan perbatasan melalui program pendampingan. Hal ini untuk mengantisipasi agar program layanan sosial yang masuk dapat dinikmati dan bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat kawasan perbatasan.