Desaku Menanti merupakan program untuk merehabilitasi gepeng berbasis desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui program Desaku Menanti dalam menumbuhkan dan memperkuat rasa berharga/self esteem bagi gepeng sehingga terwujud kemandirian ekonomi dan sosial. Sumber data terdiri dari 45 orang gepeng/penerima manfaat program Desaku Menanti, satu orang pendamping program/LKS Sahaja, satu orang kepala seksi rehabilitasi sosial Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, tiga orang kepala bagian dan kepala seksi rehabilitasi sosial Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan, satu orang aparat Desa Prodo, satu orang Kepala Puskesmas, satu orang tokoh masyarakat. Teknik pengumpulan data  dengan wawancara, observasi, telaah dokumen. Data dianalisis dengan deskriptif kualitatif. Temuan penelitian terpenuhi kebutuhan dasar, kemanfaatan ketrampilan untuk mencari nafkah, meningkatnya peran dan status sosial gepeng/penerima manfaat di masyarakat sehingga mampu menumbuhkan dan memperkuat rasa berharga/self esteem gepeng, rasa percaya diri gepeng untuk berfungsi sosial di masyarakat. Berdasarkan temuan tersebut, maka direkomendasikan, Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan, (1) Perlu ditingkatkan kemampuan dan ketrampilan usaha melalui jejaring dengan dunia usaha agar gepeng tumbuh jiwa wirausaha; (2)  Perlu pendampingan berkelanjutan agar penerima manfaat/gepeng benar-benar survive dengan kehidupan di Desaku Menanti. Kepada Pemerintah Daerah setempat hendaknya ada kebijakan berkait tentang program-program kesejahteraan sosial bagi gepeng di Desaku Menanti, sehingga gepeng akan benar-benar mampu mandiri ekonomi dan sosial. Dunia Usaha, perlu ditumbuhkan dan ditingkatkan CSR bagi gepeng di Desaku Menanti agar supaya mereka memiliki kemampuan, ketrampilan serta motivasi yang tinggi untuk kelangsungan hidupnya.