Bagus Setiawan
Universitas Darussalam Gontor

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Komunikasi Dalam Penegakan Disiplin di Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 2 Bagus Setiawan; Mohamad Luthfi
Sahafa Journal of Islamic Communication Vol 4, No 1 (2021): Sahafa : Journal of Islamic Communication
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/sjic.v4i1.6131

Abstract

Disiplin merupakan faktor utama eksistensi dan kemajuan Pondok Modern Darussalam Gontor di dunia pendidikan. Disiplin menjadikan segala aktifitas di Gontor berjalan sesuai dengan seharusnya. Namun, pada kenyataannya disiplin di Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 2 mengalami penurunan yang signifikan dalam hal disiplin mulai tahun 2018 hingga 2020, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 2 dalam meningkatkan disiplin santri. Penelitian ini menggunakan 4 indikator untuk menyusun strategi komunikasi Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 2 dalam meningkatkan disimplin santri, yaitu mengenali sasaran komunikasi, pemilihan media komunikasi, tujuan pesan komunikasi, peran komunikator dalam komunikasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Metode pengumpulan data yang di gunakan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subyek penelitian ini terdiri dari 2 kategori informan, yaitu 2 staf pengasuhan santri, 2 staf bagian keamanan, 2 orang pengurus rayon bagian disiplin sebagai informan utama dan 2 santri sebagai informan pendukung. Peneliti menganalisis data dengan menggunakan model teknik analisis data lapangan miles dan huberman. Peneliti menggunakan metode triangulasi untuk menguji kredibilitas data. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi komunikasi Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 2 dalam meningkatkan disiplin, di lakukan melalui pengenalan terhadap komunikan dengan cara pemetaan berdasarkan latar belakang santri. Pemilihan media disesuaikan dengan tujuan pesan sehingga media yang digunakan seperti ht, buku blacklist, perkumpulan mingguan, tengko, banner, pesan yang disampaikan dalam bentuk tulisan, tulisan motivasi disiplin, pergerakan, aturan-aturan disiplin dapat disampaikan dengan baik. Penunjukan komunikator yang berperan sebagai penegak disiplin, adalah staf pengasuhan, keamanan, pengurus rayon yang dipilih berdasarkan integritas, akhlaq, dan nilai akademik yang mencukupi. Kendala pondok dalam meningkatkan disiplin adalah kurangnya kesadaran pengurus asrama sebagai figur teladan yang menegakan disiplin. Diharapkan, penelitian ini dapat berkontribusi dalam pengembangan ilmu komunikasi, khususnya strategi komunikasi Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 2 dalam meningkatkan kedisiplinan santri.