Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ANALISIS WACANA KRITIS PEMBERITAAN KASUS KERUMUNAN RIZIEQ SHIHAB DI KOMPAS TV Rahmat Saleh; Novi Susilawati; Putri Martini
SOURCE : Jurnal Ilmu Komunikasi Source : Jurnal Ilmu Komunikasi Volume 8 Nomor 2 Oktober 2022
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/source.v8i2.6054

Abstract

Media massa memiliki peran dalam melakukan pembingkaian atas berita yang ditayangkan. Kasus kerumunan yang melibatkan seorang Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Bernama Rizieq Shihab. Dalam pemberitaan, media massa mengeluarkan berita kerumanan tersebut secara berkelanjutan. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui pembingkaian berita media Kompas TV terhadap kerumunan Rizieq Shihab berupa isi 2 video berita bertemakan Kasus Kerumunan Rizieq Shihab. Penelitian dianalisis melalui pendekatan wacana kritis melalui tiga tahapan analisis yaitu analisis struktur makro, supertsruktur dan struktur mikro. Hasil penelitian menunjukkan bawah terdapat berbagai macam wacana yang dikembangkan Kompas TV terkait pemberitaan kasus kerumanan. Sebagian besar teks berita cenderung menampilkan berita negatif yang menekankan Rizieq Shihab sebagai pihak yang membawa ancaman dan berbahaya. Sebaliknya citra yang ditampilkan kepada polisi sebagai pihak yang menegakkan hukum dan keadilan adalah citra yang positif.
Inovasi Komunikasi Pemasaran Terpadu UMKM Bitata Food Rahmat Saleh; Hawaizza Qanitta Permana; Novi Susilawati; Zakirah Azman
Jurnal Komunikasi Global Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jkg.v12i2.34284

Abstract

Usaha  Mikro  Kecil  dan  Menengah  (UMKM)  adalah  salah  satu  penggerak  utama perekonomian pada negara berkembang seperti Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran yang digunakan oleh UMKM Bitata Food dalam memasarkan produk-produknya di Kota Banda Aceh. Konsep Integrated Marketing Communication (IMC) adalah salah satu bauran pemasaran yang digunakan dalam penelitian ini. Jenis penelitian ini bersifat kualitatif dan penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui wawancara dengan tiga informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bitata Food melakukan berbagai jenis pendekatan dan strategi seperti penjualan langsung, periklanan, hubungan masyarakat, produk yang bervariasi, penyesuaian tempat produk dipasarkan, harga yang bervariasi, dan pemanfaatan brand ambassador sebagai strategi promosi. Hal ini dilakukan UMKM Bitata Food agar target pasar yang ingin mereka capai sesuai dan konsumen dapat dengan mudah mengenal produk-produk Bitata Food di pasaran. Secara tidak langsung, Bitata Food telah menerapkan strategi komunikasi pemasaran terpadu dalam memasarkan produknya, dan membuat UMKM ini terlihat lebih unggul dari segi teknik pemasaran. Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) are one of the main economic drivers in developing countries such as Indonesia. This study aims to determine the marketing communication strategy used by Bitata Food in marketing their products in Banda Aceh. The concept of Integrated Marketing Communication (IMC) is one of the marketing mixes used in this study. This study employed qualitative research and determined the informants using purposive sampling. Data were obtained using interviews with three participants. The finding showed that Bitata Food carried out various approaches and strategies such as direct sales, advertising, public relations, a variety of products, adjusted marketing places, a variety of prices, and the utilization of brand ambassadors as a promotional strategy. This is conducted by Bitata Food so that the expected potential target is appropriate and consumers can easily recognize Bitata Food products in the market. Indirectly, Bitata Food has implemented an integrated marketing communication strategy in marketing its products, making these MSMEs look superior in marketing techniques.