Gendhu Widyasmoro
Senior Mechanical Engineer Coal Processing and Handling Plant Engineering and Project Services Department - PT. Kaltim Prima Coal

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

REDUKSI KECEPATAN DRIVE CONVEYOR SEBAGAI ALTERNATIF PENGURANGAN JARAK TRAJECTORY BATUBARA (STUDI KASUS PROYEK PENINGKATAN MASA PAKAI GUIDE RAIL SAMPLER HEAD END RECALAIMING#2 PT.KPC) Gendhu Widyasmoro
Prosiding Temu Profesi Tahunan PERHAPI 2020: PROSIDING TEMU PROFESI TAHUNAN PERHAPI
Publisher : PERHAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36986/ptptp.v0i0.167

Abstract

KPC memiliki Conveyor yang terbentang sepangang 26 Km dari melawan sampai Tanjung bara. Masalah Coal trajectory sering terjadi di setiap transfer tower coal conveyor.  Studi kasus mengurangi jarak lintasan trajectory coal flow dilatarbelakangi oleh  kasus terjadinya keausan pada guide rail sampler karena lintasan trajectory coal flow yang menabrak guide rail sampler dan menyebabkan masa pakai rail sangat pendek.Mekanikal Sampler tipe “falling stream cutter” memiliki desain dengan guide rail yang memotong lintasan trajectory. Ausnya guide rail terjadi karena lintasan trajectory terlalu jauh sehingga menabrak guide rail mekanikal sampler. Akibatnya, mekanikal sampler tidak bisa berfungsi normal dan mematikan sistim konveyor.Beberapa opsi untuk mengurangi jangkauan trajectory ini tanpa mengurangi kapasitas produksi batu bara adalah :1. Memundurkan launch pulley menjauhi head pulley.2. Mengecilkan ukuran diameter launch pulley.3. Mengurangi kecepatan drive conveyor.Dari ketiga opsi diatas, yang paling mudah, cepat dan murah adalah opsi ketiga, yakni mengurangi kecepatan drive conveyor. Dalam tulisan ini akan diuraikan analisa perbandingan ketiga opsi diatas dengan menggunakan perhitungan manual dan software. Hasil studi actual di lapangan menunjukkan Trajectory bisa mencapai hasil optimum (tidak mengenai guide rail sampler) dengan mengurangi kecepatan drive conveyor.
PEMASANGAN GRIZZLY SCREEN UNTUK MENGURANGI KONTAMINASI BATU BARA PADA OVER LAND CONVEYOR Gendhu Widyasmoro
Prosiding Temu Profesi Tahunan PERHAPI 2021: PROSIDING TEMU PROFESI TAHUNAN PERHAPI
Publisher : PERHAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36986/ptptp.v0i0.255

Abstract

KPC memiliki konveyor yang terbentang sepanjang 26 km dari Melawan sampai Tanjung bara. Masalah kontaminasi sering terjadi di sepanjang perjalanan rantai distribusi batu bara. Terutama saat batubara ditumpuk di dalam stockpile untuk keperluan blending, kontaminan sering terikut dalam batubara yang akan didistribusikan. Secara umum grizzly screen dipasang pada area dumping hopper batubara sebelum batubara dimasukkan ke dalam crusher. Namun demikian, grizzly screen pada hopper dumping, umum nya hanya menangkap boulder, sedangkan kontaminan yang terikut dalam pengiriman berukuran lebih kecil yang biasa berupa concrete, pipa atau bahkan batu yang lolos dari grizzly screen hopper. Dalam praktek dilapangan, grizzly screen belum pernah dicoba untuk dipasang pada area transfer chute batu bara. Dalam makalah ini disajikan pertimbangan dan perhitungan sederhana untuk mendesain grizzly screen pada transfer chute batu bara termasuk menentukan lebar aperture dari grizzly screen. Grizzly screen dipasang pada transfer chute tail end Overland Conveyor (OLC), selain menangkap kontaminan batu yang lebih besar dari aperture, ternyata grizzly screen juga menangkap kontaminan lain yang berupa pipa atau besi batangan yang tidak tertangkap oleh magnet separator, sehingga ini bisa mencegah kerusakan belt conveyor. Pemasangan grizzly screen pada transfer chute sangat bagus diterapkan pada rantai suplai batu bara, terutama pada fix plant area.