Irsa Riyandi
Dispatch Superintendent, PT Bukit Makmur Mandiri Utama

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

OPTIMALISASI PENGGUNAAN ALAT BERAT DENGAN MENGGUNAKAN UNLOCK SYSTEM-FLEET MANAGEMENT SYSTEM (FMS) DISPATCH MODULAR STUDY CASE PT BUKIT MAKMUR MANDIRI UTAMA JOB SITE LATI Irsa Riyandi; M Bratanata Wibowo
Prosiding Temu Profesi Tahunan PERHAPI 2020: PROSIDING TEMU PROFESI TAHUNAN PERHAPI
Publisher : PERHAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36986/ptptp.v0i0.146

Abstract

Alat berat yang terpasang perangkat Fleet Management System (FMS) dapat dengan mudah diketahui status dan kinerjanya nya secara real time. Informasi yang didapat secara langsung dari kinerja alat berat ini penting untuk dimonitor agar strategi operasional dapat dijalankan dengan baik serta penggunaan alat berat dapat dioptimalkan. Ditengah kondisi harga komoditas batubara yang mengalami penurunan seperti saat ini. PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) Job Site Lati sebagai salah satu kontraktor tambang terbesar di Indonesia melakukan inisiatif untuk menaikkan produktifitas alat berat dengan menggunakan fitur Optimization module (unlock system) pada Modular Mining’s DISPATCH FMS. Fitur Optimization modul berfungsi untuk melakukan optimalisasi penugasan alat angkut menuju alat muat secara otomatis agar cycle time nya menjadi lebih singkat dengan cara memperhitungkan waktu queuing dan hanging yang paling rendah. Peningkatan penggunaan fungsi Optimization module mempengaruhi peningkatan produktifitas dari excavator PT BUMA-Lati rata-rata 9% setara dengan penambahan jumlah load rata – rata per jam dari 19 load menjadi 20.5 load, penurunan hang time sebesar 32% dan queue time sebesar 31% atau setara dengan potensi penghematan sebesar $110 k selama periode Agustus – Desember 2020. Dengan meningkatnya produktifitas alat berpengaruh pada biaya operasi penambangan cost per ton menjadi lebih rendah sehingga perusahaan dapat lebih optimal dalam menggunakan biaya operasional ditengah kondisi harga batu bara yang mengalami penurunan seperti sekarang ini.