Pemegang IUP wajib melaksanakan Reklamasi hingga mencapai kriteria keberhasilan 100 % sebagai bentuk komitmen pemulihan lingkungan hidup akibat dampak kegiatan pertambangan. Untuk meningkatkan pengawasan dalam evaluasi keberhasilan Reklamasi secara akuntabel diujicobakan pemanfaatan Google Earth Engine (GEE) yang merupakan platform geospasial dataset yang dapat mengombinasikan algoritma pemrograman tertentu dengan database time series layanan citra satelit yang dapat diakses publik. Telah dilakukan proses evaluasi dengan menggunakan algoritma Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) pada titik sampling area Reklamasi tahun tanam 2013 dengan pola “Z-pattern” untuk diobservasi nilai NDVI-nya selama kurun waktu 2013-2020 untuk kemudian diperbandingkan dengan nilai NDVI lokasi referensi (area Reklamasi tahun tanam 2012) yang telah dinyatakan telah mencapai tingkat keberhasilan Reklamasi 100% berdasarkan evaluasi lapangan Pemerintah. Evaluasi terhadap area Reklamasi tahun tanam 2013 dilakukan dengan basis database citra satelit Landsat 8 pada platform GEE, didapatkan bahwa NDVI berada pada rentang 0,09 - 0,7. Titik referensi NDVI yang dipilih adalah area reklamasi tahun tanam 2012 yang telah dinyatakan berhasil 100% berdasarkan hasil evaluasi Pemerintah dengan NDVI pada tahun 2012-2019 berada pada rentang 0,347 - 0,962. Nilai NDVI yang tinggi (sekitar 0,6 hingga 0,9) memiliki korelasi dengan tingkat kelebatan vegetasi seperti ditemukan di hutan beriklim sedang dan tropis atau tanaman pada tahap pertumbuhan puncaknya. Hasil analisis NDVI tersebut dengan menggunakan platform GEE tersebut memiliki potensi sebagai alat bantu dan data dukung tambahan dalam evaluasi keberhasilan pelaksanaan Reklamasi yang dilakukan oleh Pemerintah