Pada masa pandemi Covid-19 semua sektor dituntut untuk WFH (work From home) tanpa kecuali, termasuk mahasiswa juga dituntut untuk belajar daring di rumah guna untuk memutus penyebaran virus. Mendikbud Nadiem menyampaikan Karena keselamatan adalah nomor satu, saat ini semua perguruan tinggi masih melakukan secara online. Oleh sebab itu mata kuliah praktek akan terganggu karena membutuhkan alat-alat dan pempraktekan secara langsung di lapangan. Kita mengetahui mata kuliah praktek tidak kalah penting bagi mahasiswa terutama Teknik. Ilmu yang didapat dalam mata kuliah praktek bisa satu dasar pengetahuan sebelum memasuki dunia kerja. Selama tiga dekade terakhir industri pertambangan telah mengalami transformasi besar-besaran salah satunya visualisasi 3D. Sebelumnya, data yang diambil di lapangan hanya berbentuk analisis 2D yang sulit untuk dijelaskan. Dengan adanya visualisasi 3D akan sangat membantu untuk menggambarkan cadangan batubara dan mineral di bawah permukaan tanah, tidak hanya itu namun juga memberikan keputusan analisis sumber daya, perencanaan teknik, pencegahan dan mitigasi bencana. Juga dalam beberapa tahun terakhir banyak bermunculan software yang di peruntukan untuk visualisasi 3D seperti Surpac, Minescape, Micromine dan lain-lain. Di sisi yang lain masa seperti ini bisa dapat dimanfaatkan secara optimal oleh mahasiswa untuk meningkatkan skill visualisasi 3D, akan banyak waktu luang karena WFH (work From Home) dan perkuliahan dilakukan secara daring. Waktu untuk mata kuliah praktek bisa digunakan untuk mempelajari software visualisasi 3D karena praktek merupakan kunci dari mempelajarinya.