Wongkar Wongkar
Program Studi Teknik Pertambangan, Universitas Trisakti

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH JENIS ALTERASI HIDROTERMAL TERHADAP KEKUATAN MASSA BATUAN Wongkar Wongkar; Fernando Mario
Prosiding Temu Profesi Tahunan PERHAPI 2018: Prosiding Temu Profesi Tahunan PERHAPI
Publisher : PERHAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.924 KB) | DOI: 10.36986/ptptp.v0i0.31

Abstract

Lereng lokasi penelitian bersifat heterogen sehingga memiliki nilai kekuatanmassa batuan yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipengaruh jenis alterasi hidrotermal terhadap kekuatan massa batuan. Nilai sudutgeser dalam merupakan salah satu ciri dari kekuatan suatu massa batuan.Semakin besar nilai sudut geser dalam, maka massa batuan akan cenderung lebih kuat dan stabil ditinjau dari potensi longsorannya. Dalam penelitian ini, nilai sudut geser dalam didapat melalui perangkat lunak roclab yang menggunakan kriteria runtuhan menurut (Hoek and Brown, 2002). Lereng pada lokasi penelitian memiliki 3 nilai sudut geser dalam yang berbeda karena adanyapengaruh alterasi hidrotermal. Nilai untuk alterasi argilic 44°, advanced argilic49°, silicic 55°. Hasil analisis kinematik menggunakan perangkat lunak Dips v5.1menunjukkan alterasi argilic dan advanced argilic lebih berpotensi longsordibandingkan dengan alterasi silicic. Hal ini disebabkan karena adanya perbedaan komposisi mineral tiap jenis alterasi hidrotermal sehingga parameter parameter yang digunakan untuk menghitung nilai sudut geser dalam seperti UCS, GSI, mi value, unit weight menjadi berbeda karena pengaruh alterasi hidrotermal.