Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Keefektivan Layanan Pembelajaran Di Sekolah Dasar Desa Tandui Kabupaten Tapin Di Masa Covid-19 Melalui “FKIP MENGAJAR” Nickita Anastasia Fadil; Rusminah Rusminah; Dewi Indah Lestari; Muhammad Zaini
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 18, No 1 (2021): Proceeding Biology Education Conference
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di tengah pandemi covid-19, pembelajaran tetap berlangsung dengan tiga macam metode yaitu dalam jaringan (daring), luar jaringan (luring), dan kombinasi (dalam dan luar jaringan). Ada sejumlah kendala yang dihadapi pada saat pembelajaran daring yakni keterbatasan fasilitas penunjang seperti handphone, laptop, dan kuota yang tidak semua peserta didik mampu memilikinya. Pembelajaran luring hanya bisa dilaksanakan pada wilayah zona hijau dengan mengikuti protokol kesehatan yang telah ditentukan. Saat ini beberapa daerah di Indonesia yang tidak menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) juga dapat melaksanakan pembelajaran secara luring dengan ketentuan guru dan peserta didik wajib vaksin. Keterbatasan penguasaan teknologi informasi dan komunikasi dijumpai di sekolah dasar di Desa Tandui Kabupaten Tapin, baik di kalangan guru maupun peserta didik. Hal inilah yang membuat mahasiswa tergerak untuk membantu sekolah tersebut agar dapat melakasanakan pembelajaran pada masa covid-19. Langkah yang dilakukan dengan memberikan pelatihan keterampilan guru dalam membuat media dan melaksanakan pembelajaran yang dikemas dalam penelitian tindakan kelas. Upaya ini ditempuh agar guru menjadi lebih kreatif dan inovatif dalam melaksanakan pembelajaran dengan sentuhan teknologi informasi dan komunikasi. Bagi kaum ibu diberikan keterampilan pertanian modern (hidroponik), bank sampah, pupuk kompos, dan ecobrick berbasis potensi lokal masyarakat Desa Tandui. Produk di bidang pembelajaran pada covid-19 telah menghasilkan empat buah laporan penelitian tindakan kelas dan sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat.