Penelitian ini berjudul “Penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Oleh Kepala Desadi Kantor Desa Saguling Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis”. Penelitian ini dilakukan diKantor Desa Saguling Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis. Adapun yang menjadi rumusanmasalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana penerapan standar pelayanan minimal olehKepala Desa di Kantor Desa Saguling Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis?, 2) Bagaimanahambatan yang timbul dalam penerapan standar pelayanan minimal oleh Kepala Desa di KantorDesa Saguling Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis?, 3) Bagaimana upaya – upaya yangdilakukan untuk mengatasi hambatan dalam penerapan standar pelayanan minimal oleh KepalaDesa di Kantor Desa Saguling Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis?Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan datayang digunakan penulis dalam penelitian ini yaitu studi kepustakaan, studi lapangan yang terdiridari observasi dan wawancara serta studi dokumentasi. Adapun yang menjadi informan dalampenelitian ini adalah Kepala Desa dan Perangkat Desa serta masyarakat penerima pelayanan diDesa Saguling Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis sebanyak 13 orang.Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa 1) Penerapan Standar Pelayanan Minimaloleh Kepala Desa di Kantor Desa Saguling belum berjalan secara maksimal dikarenakan terdapatbeberapa hambatan dalam penerapannya dan masih memerlukan beberapa perbaikan dalambeberapa hal. 2) adanya hambatan yang terdiri dari: masih sulitnya ketersediaan blangkokependudukan yang diperlukan dalam proses pelayanan, terdapat masyarakat yang belum mengertiprosedur pelayanan, masih adanya sebagian Perangkat Desa yang belum disiplin dalammemberikan pelayanan, petugas tidak ada di kantor saat masyarakat melakukan pelayanan, dankomputer yang terkadang eror. 3) adanya upaya yang dilakukan yaitu Perangkat Desa menuliskanprosedur pelayanan di papan informasi, berkerjasama dengan RT, RW dan Dusun setempat untukmemberi penjelasan kepada masyarakat terkait pengisian formulir pelayanan, melakukan penataanruangan, memberikan saran kepada Kepala Desa untuk melengkapi komputer supaya semuaPerangkat Desa dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat, memperbaiki komputer danmelengkapi kekurangan printer tersebut. Terkait dengan disiplin Perangkat Desa, Kepala Desatelah berusaha untuk memberikan pembinaan dan arahan secara berkala terhadap disiplinPerangkat Desa tersebut.