Penelitian ini dilatarbelakangi dari belum efektifnya pengelolaan kearsipan pada Kantor, Dinas, dan Badan di Kabupaten Tasikmalaya yang diduga lemahnya koordinasi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa besarnya pengaruh koordinasi terhadap efektivitas pengelolaan kearsipan pada Kantor, Dinas, dan Badan di Kabupaten Tasikmalaya.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif, pengumpulan data yang dihasilkan melalui studi dokumentasi dan studi lapangan berupa observasi dan kuesioner, dianalisis dengan menggunakan analisis jalur.Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, penulis membuat kesimpulan bahwa koordinasi secara simultan berpengaruh kuat terhadap efektivitas pengelolaan kearsipan pada Kantor, Dinas, dan Badan di Kabupaten Tasikmalaya dengan kontribusi sebesar 58,1% dan sisanya yaitu 41,9% dipengaruhi variabel lain yang tidak diteliti.Dari ke empat dimensi dalam variabel koordinasi,dimensi yang mempunyai pengaruh paling besar terhadap efektivitas pengelolaan kearsipan adalah dimensi tanggungjawab (32,48%), pengaruh kedua terbesar dari dimensi koordinasi terhadap efektivitas pengelolaan kearsipan adalah pada dimensi komunikasi (15,23%). sedangkan dimensi yang mempunyai pengaruh paling kecil adalah dimensi pembagian kerja (2,94%).