Syahrul Efendi
Universitas Galuh

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA MILIK DESA OLEH PEMERINTAH DESA RAJADESA KECAMATAN RAJADESA KABUPATEN CIAMIS Syahrul Efendi
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 6, No 4 (2019): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dinamika.v6i4.3102

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh Strategi Pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) oleh Pemerintah Desa Rajadesa Kecamatan Rajadesa Kabupaten Ciamis belum dilaksanakan dengan baik. Hal tersebut ditunjukan dari Lemahnya pengelolaan modal, pengurus yang kurang objektif, tidak adanya usaha yang sesuai dengan potensi sumberdaya alam yang ada dan kurangnya inovasi yang efektif dalam menangani masalah BUMDes. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Bagaimana Penerapan Strategi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) oleh Pemerintah Desa Rajadesa Kecamatan Rajadesa Kabupaten Ciamis, Apa saja faktor Pendukung Dan Penghambat Pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Oleh Pemerintah Desa Rajadesa Kecamatan Rajadesa Kabupaten Ciamis, Upaya-Upaya Apa Saja Yang Dilakukan Untuk Mengatasi Hambatan Dalam Pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Oleh Pemerintah Desa Rajadesa Kecamatan Rajadesa Kabupaten Ciamis. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : 1) Strategi pengembangan Badan Usaha Milik Desa oleh Pemerintah Desa Rajadesa belum dilaksanakan degan baik, hal tersebut dikarenakan Pemerintah Desa Rajadesa tidak melakukan strategi yang tepat dalam mengembangkan BUMDes Desa Rajadesa dalam hal pengembangan potensi sumberdaya alam, kemampuan internal organisasi, dan  anggaran yang tidak sesuai. 2) Adanya hambatan-hambatan seperti BUMDes belum diberikan kewenangan dalam mengelola potensi eko wisata Shamida, Keterbatasan anggaran BUMDes, Tidak adanya evaluasi kinerja, Kurangnya kemampuan manajemen. 3)  Upaya-upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan-hambatan yaitu Pemerintah Desa Rajadesa sudah menyerahkan  program pembuatan bumi perkemahan di bukit Shamida yang sedang melakukan proses pembenahan lahan, penetapan anggaran yang diberikan dalam musyawarah Desa Rajadesa dan melakukan pengajuan anggaran keintansi pemerintah lainnya. Kata Kunci: Strategi, pengembangan, Badan Usaha Milik Desa