Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

INVENTARISASI TUMBUHAN PADA KETINGGIAN YANG BERBEDA PASCA LETUSAN GUNUNG MERAPI JALUR PENDAKIAN BALERANTE KECAMATAN KEMALANG KABUPATEN KLATEN Titik Suryani; Miftahul Khoir Abdurrahman
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 10, No 1 (2013): Seminar Nasional X Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Taman Nasional Gunung Merapi merupakan kawasan yang sering mengalami suksesi akibat dari letusan Gunung Merapi. Tujuan penelitian ini untuk menginventarisasi dan mengetahui jenis tumbuhan serta keanekaragaman hayati tumbuhan yang terdapat di sekitar jalur pendakian Balerante Kemalang Klaten pasca letusan Gunung Merapi. Penelitian ini menggunakan metode eksplorasi dan deskripsi : pengambilan data dengan diamati morfologi dan deskripsi tumbuhan, dicatat, didokumentasikan pada area ketinggian yang berbeda ( 1.400, 1.600 dan 1.800 M.dpl) di Gunung Merapi sepanjang jalur pendakian Balerante Kemalang Klaten.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 12 bangsa, 13 suku  meliputi 24 jenis  tumbuhan. Pada ketinggian 1.400 M.dpl didapatkan  13 jenis tumbuhan dari 8 suku,  pada ketinggian 1.600 M.dpl didapatkan 6 jenis tumbuhan dari 5 suku, pada ketinggian 1.800 M.dpl didapatkan11 jenis tumbuhan.dari   9 suku. Keanekaragaman hayati tumbuhan pasca letusan Gunung Merapi di jalur pendakian Balereante Kemalang Klaten paling tinggi pada ketinggian 1.400 m.dpl ditemukan  13 jenis tumbuhan. Jenis tumbuhan belum banyak tumbuh ditemukan, ketinggian semakin tinggi dan dekat ke kawah aktif , keanekaragaman tumbuhan semakin rendah. Kesimpulan menunjukkan bahwa keanekaragaman tumbuhan  di Kawasan Taman Nasional Gunung Merapi pasca letusan rendah  Kata Kunci : Inventarisasi Tumbuhan, Taman Nasional Gunung Merapi, Pasca Letusan
The Fiber Content, Reduced Sugar and Organoleptic Quality of Nata De Avocado on The Variation Types of Sugar and Nutrition Desty Sekar Prameswari; Titik Suryani
Quagga: Jurnal Pendidikan dan Biologi Vol 18 No 1 (2026): QUAGGA : Jurnal Pendidikan dan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/quagga.v18i1.413

Abstract

Nata is a probiotic food fermented with the starter Acetobacter xylinum bacteria. Avocado has the potential as nata substrate containing carbohydrates, protein, iron, vitamin A, vitamin B and fat. The purpose of this study was to determine the fiber content, reducing sugar and organoleptic quality of nata de avocado on the type variations of sugar and nutrients. This research method was an experiment with Completely Randomized Design (CRD), 2 factors. Factor I: sugar type (G): brown sugar (25 g) and granulated sugar (25 g). Factor II: nutrient type (N): 25% mung bean extract (62.5 ml) and 25% sword bean extract (62.5 ml). The results showed the best fiber levels, reducing sugar and organoleptic quality of nata de avocado were 4.51% and 12.770%, white color, neutral aroma, chewy texture and preferred in the G1N2 treatment (25 g brown sugar and 62.5 ml sword bean extract).