Limbah serat buah sawit memiliki potensi sebagai media tanam sayuran. Kandungan unsur hara limbah serat buah sawit yang rendah mengharuskan penambahan bahan lain yang memiliki kandungan unsur hara yang baik. Pupuk kandang sapi merupakan salah satu bahan organik yang memenuhi persyaratan tersebut. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh media kombinasi limbah serat buah sawit dan pupuk kandang sapi terhadap pertumbuhan, produksi, dan biomassa tanaman pakcoy. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan 5 pelakuan dan 4 ulangan. Lima perlakuan adalah kombinasi tanah (50%) dan pupuk kandang (50%), limbah serat buah sawit (100%), limbah serat buah sawit (25%) dan pupuk kandang (75%), limbah serat buah sawit (75%) dan pupuk kandang (25%), dan pupuk kandang sapi (100%). Hasil analisis menunjukkan bahwa media kombinasi limbah serat buah sawit (25%) dan pupuk kandang (25%) memberikan jumlah daun (21,67 helai/tanaman) dan volume akar ( 22,17ml/tanaman) tertinggi serta berat basah akar (20,37 g/tanaman) kedua tertinggi. Perlakuan tersebut menghasilkan produksi tertinggi ke-dua yaitu161.95 g/tanaman dengan biomassa total seberat 21,32g/tanaman, yang terdiri biomassa daun dan akar seberat 14,05, dan 7,27 g/tanaman