Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perspektif al-Qur’an-Hadis tentang Konsep Keseimbangan dalam Kehidupan Personal dan Sosial Mokhammad Ainul Yaqin
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 2 No. 01 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.884 KB) | DOI: 10.36418/japendi.v2i1.62

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana konsep keseimbangan kehidupan personal dan sosial dalam perspektif al-Qur’an dan hadis melalui pendekatan linguistik dan penafsirannya di dalam kitab-kitab tafsir dan hadis. Setelah diadakan penelitian maka telah ditemukan bahwa konsep ummat wasatan adalah sebuah konsep yang dapat mengkombinasikan antara kehidupan personal dan sosial sehingga adanya keseimbangan dalam kehidupan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan dengan penelitian kepustakaan. Hasil penelitian ini adalah bahwa al-Qur’an diturunkan bukan untuk mengatur kehidupan personal saja melainkan dalam kehidupan sosial. Kedua kehidupan tersebut perlu adanya keseimbangan. Keseimbangan dalam al-Quran ditemukan sebuah konsep ummatan wasatan. Konsep ummatan wasatan itu telah ditemukan dalam perspektif al-Qur’an dan hadis melalui pendekatan bahasa, tafsir al-Qur’an dan syarah hadis. Kesimpulannya yaitu al-Qur’an bukan hanya mengatur dari segi kehidupan personal saja, melainkan untuk mengatur kehidupan manusia secara sosial. Apabila manusia menginginkan hidup yang seimbang antara kehidupan personal dan sosial, maka dibutuhkan konsep ummatan wasatan yang menjadi poros tengahnya. Hal itu telah disebutkan dalam Q.S. al-Baqarah: 143.