This Author published in this journals
All Journal PROSIDING
Muh. Fajar Shodiq Siti Nurlaela Pramono Hadi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN SOSIAL KEMASYARAKATAN PEMBINAAN MENTAL SPIRITUAL BAGI PARA MANTAN PEKERJA SEKS KOMERSIAL (PSK) DI SURAKARTA Pramono Hadi, Muh. Fajar Shodiq Siti Nurlaela
PROSIDING Vol 1, No 01 (2014): Prosiding Seminar Nasional Vol.01 No.01. 2014
Publisher : PROSIDING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (14.618 KB)

Abstract

Wanita Tuna Susila (WTS) atau PSK sering diartikan sebagai wanita yangmenjual tubuhnya untuk memuaskan seksual laki -laki siapapun yangmenginginkanya, dimana wanita tersebut menerima sejumlah uang atau barang.Dari pengertian ini nampaklah bahwa masalah WTS atau PSK merupakanmasalah sosial yang kompleks karena perbuatannya tersebut telah menyimpangdari norma-norma atau nilai-nilai masyarakat. Di samping itu, masalah WTS atau PSK merupakan masalah yang menghambat lajunya pembangunan karena dapat merugikan keselamatan, ketentraman jasmani, rohani, maupun sosial. Oleh karena itu, kehadirannya ditengah-tengah masyarakat hingga kini banyakmendapat hinaan dan penolakan dari anggota masyarakat. Salah satu tempatrehabilitasi sosial di daerah Surakarta yang menerima eks PSK sebagai komunitas marginal-inferior adalah balai rehabilitasi sosial “wanita utama” yang wilayah kerjanya di propinsi Jawa Tengah. Di tempat ini para eks PSK mendapatkan pembinaan dengan berbagai program kegiatan, namun khusus untuk pembinaan mental keagamaan kurang mendapatkan perhatian serius dari para eks PSK.Kata Kunci : Mental Spiritual
PENGEMBANGAN SOSIAL KEMASYARAKATAN PEMBINAAN MENTAL SPIRITUAL BAGI PARA MANTAN PEKERJA SEKS KOMERSIAL (PSK) DI SURAKARTA Pramono Hadi, Muh. Fajar Shodiq Siti Nurlaela
PROSIDING Vol 1, No 01 (2014): Prosiding Seminar Nasional Vol.01 No.01. 2014
Publisher : PROSIDING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (14.618 KB)

Abstract

Wanita Tuna Susila (WTS) atau PSK sering diartikan sebagai wanita yang menjual tubuhnya untuk memuaskan seksual laki -laki siapapun yang menginginkanya, dimana wanita tersebut menerima sejumlah uang atau barang. Dari pengertian ini nampaklah bahwa masalah WTS atau PSK merupakan masalah sosial yang kompleks karena perbuatannya tersebut telah menyimpang dari norma-norma atau nilai-nilai masyarakat. Di samping itu, masalah WTS atau PSK merupakan masalah yang menghambat lajunya pembangunan karena dapat merugikan keselamatan, ketentraman jasmani, rohani, maupun sosial. Oleh karena itu, kehadirannya ditengah-tengah masyarakat hingga kini banyak mendapat hinaan dan penolakan dari anggota masyarakat. Salah satu tempat rehabilitasi sosial di daerah Surakarta yang menerima eks PSK sebagai komunitas marginal-inferior adalah balai rehabilitasi sosial “wanita utama” yang wilayah kerjanya di propinsi Jawa Tengah. Di tempat ini para eks PSK mendapatkan pembinaan dengan berbagai program kegiatan, namun khusus untuk pembinaan mental keagamaan kurang mendapatkan perhatian serius dari para eks PSK. Kata Kunci : Mental Spiritual