Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENGARUH KONSENTRASI GARAM DAN LAMA FERMENTASI TERHADAP KADAR PROTEIN BAKASANG LAOR Calvin Talakua; Yuliana Rumengan
Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 7 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bl.v7i2.5300

Abstract

Laor merupakan koloni cacing yang muncul di permukaan laut untuk berkembang biak pada waktu tertentu. Di Maluku, laor biasanya diolah menjadi bakasang. Pada proses pembuatan bakasang, laor asin kemudian disimpan dalam botol selama waktu tertentu. Tujuan penggaraman adalah untuk meningkatkan umur simpan bakasang laor. Secara kimiawi penggaraman berfungsi untuk mengontrol pertumbuhan organisme, membentuk tekstur yang diinginkan, dan menghambat pertumbuhan organisme patogen. Penggaraman dan lama fermentasi merupakan faktor penting dalam proses fermentasi bakasang. Penggaraman dan lama fermentasi dapat mempengaruhi kandungan protein laor bakasang. Garam dapat meningkatkan tekanan osmotik substrat, menyebabkan penarikan air dalam makanan, dan dapat menyebabkan denaturasi protein. Saat ini masyarakat Maluku belum memiliki informasi mengenai kadar garam dan waktu fermentasi terbaik untuk menghasilkan bakasang laor dengan kandungan protein yang tinggi, yang sesuai dengan standar gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi garam dan lama fermentasi terhadap kandungan protein laor bakasang. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan rancangan acak kelompok, menggunakan kombinasi konsentrasi garam dan lama fermentasi. Hasil penelitian menunjukkan kadar protein tertinggi yaitu 13,78 dihasilkan dari perlakuan A1B1 (konsentrasi garam 10% dan lama fermentasi 10 hari). Sedangkan kadar protein terendah pada perlakuan A3B3 (konsentrasi garam 30% dan lama fermentasi 30 hari) dengan kadar protein 10,32. Selanjutnya berdasarkan hasil analisis varians diperoleh nilai F lebih tinggi dari F tabel pada taraf 0,05 dan 0,01. Dengan demikian, perlakuan penggaraman dan lama fermentasi berpengaruh nyata terhadap kandungan protein laor bakasang. Selanjutnya bagi masyarakat yang mengolah bakasang laor disarankan untuk tidak melakukan penggaraman dengan konsentrasi tinggi terlalu lama agar kandungan protein pada bakasang laor dapat tetap terjaga.
PERTUMBUHAN LAMUN HASIL TRANSPLANTASI Enhalus Acorides DI PADANG LAMUN TELUK AMAHAI Calvin Talakua; Yuliana Rumengan
Jurnal Biosilampari : Jurnal Biologi Vol 2 No 2 (2020): Biosilampari
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.864 KB) | DOI: 10.31540/biosilampari.v2i2.896

Abstract

The condition of seagrass beds in Amahai Bay is relatively fertile, with a fairly high and wide density. Enhalus acoroides was chosen as a type of seagrass used for transplants in this study because Enhalus acoroides was quite abundant in the waters of Amahai Bay. Seed availability is one of the factors that need to be considered in the transplant business. There are several points in the waters of Amahai Bay where seagrass conditions do not grow evenly. Many fishermen who do fishing activities in the seagrass area inadvertently damage the ecosystem in the seagrass beds in that location. Under these conditions, it is important to do seagrass transplants so that the seagrass ecosystem is not increasingly damaged due to many human activities or natural factors. This experimental field research was carried out comparing the growth of transplanted seagrass Enhalus acoroides using the anchored sprig method. Determination of the location of the study carried out by the method of purposive random sampling. The research station in the waters of the village of Amahai at the substrate location of the muddy sand bottom with a depth of 0.85-1.5m. The station is divided into 3 observation points, with each location given 3 plots of 1x1m size with a transplant of 16 stands in each plot. The highest leaf growth rate for transplanted seagrass is at station 2, which is 3.76 mm.hr-1 on young leaves and 1.86 mm.day-1 for old leaves. And there is a difference in the speed of growth between the growth of natural seagrass and transplanted seagrass. The difference in transplantation stations has a very significant effect on the growth of seagrass leaves.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN MOBILE LEARNING BERBASIS SMARTPHONE TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA SMA NEGERI 1 SERAM UTARA BARAT Yuliana Rumengan; Calvin Talakua
Jurnal BIOEDUIN : Program Studi Pendidikan Biologi Vol 10, No 2 (2020): Bioeduin Agustus
Publisher : Department of Biology Education UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/bioeduin.v10i2.12087

Abstract

Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Biologi Berbasis Mobile Learning terhadap Minat dan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SMA Kota Masohi: Effect of the used of Biology Learning Media Based on Mobile Learning on Learning Interest and Creative Thinking Ability of High School Students in Masohi City Calvin Talakua; Sovian Sesca Elly
BIODIK Vol. 6 No. 1 (2020): March 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v6i1.8061

Abstract

Biology Learning Media Based on Mobile Learning is important to be developed to fulfill student’s need in industrial revolution 4.0. This study aims to determine the effect of using Biology Learning Media Based on Mobile Learning on high school students' learning interest and the creative thinking ability in Masohi City. This research is a quasi experiment with the design of Pretest-Posttest Non-Equivalent Control Group. The samples are SMA Negeri 1 Masohi and SMA Negeri 2 Masohi. The result of this study shows that there is an effect of the use of Biology Learning Media Based on Mobile Learning on learning interest and creative thinking abilities of high school students in Masohi City. Related to the results of this study, it is recommended for high school biology teachers in Masohi City to use Biology Learning Media Based on Mobile Learning in class because it gives meaningful practical experience so that students' interest in learning and creative thinking skills can be improved. Keywords: Biology Learning Media Based on Mobile Learning, Learning Interest, Creative Thinking Ability. Abstrak: Media pembelajaran biologi berbasis mobile learning penting dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan siswa seiring perkembangan revolusi industri 4.0. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran biologi berbasis Mobile Learning terhadap minat belajar dan kemampuan berpikir kreatif siswa SMA di Kota Masohi. Penelitian ini termasuk quasi eksperiment dengan rancangan Pretest-Postest Non-Equivalent Control Group. Sampel penelitian adalah SMA Negeri 1 Masohi dan SMA Negeri 2 Masohi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh penggunaan media pembelajaran berbasis Mobile Learning terhadap minat belajar dan kemampuan berpikir kreatif siswa SMA di Kota Masohi. Terkait dengan hasil penelitian ini, maka disarankan untuk guru-guru biologi SMA di Kota Masohi agar lebih sering menggunakan media pembelajaran berbasis Mobile Learning dalam pembelajaran di kelas karena melalui pembelajaran tersebut siswa memperoleh pengalaman praktek yang berarti (meaningful) sehingga minat belajar dan kemampuan berpikir kreatif siswa dapat ditingkatkan. Kata kunci: Media Pembelajaran Biologi Berbasis Mobile Learning, Minat Belajar, Kemampuan Berpikir Kreatif.
Efektifitas Media Pembelajaran Berbasis Smartphone Untuk Mengembangkan Sikap Peduli Lingkungan Peserta Didik : (The Effectiveness of Smartphone Based Learning Media to Develop Attitudes Caring for Students 'Environmental) Calvin Talakua; Centhya Victorin Maitimu
BIODIK Vol. 6 No. 3 (2020): September 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v6i3.10006

Abstract

This study aims to describe the effectiveness of using smartphone-based learning media on ecosystem materials in developing students' environmental care attitudes. The population of this study were students of class X SMA Negeri 1 Seram Utara Barat even semester 2019/2020 academic year. The number of students was 24 people. This research includes pre-experimental research using the One Group Pretest-Posttest Design. Learning using smartphone-based media is carried out four times face to face and one time giving the final test (posttest). The instrument used in this study was a questionnaire for students' environmental care attitudes. The results showed that the effectiveness of the use of smartphone learning media on ecosystem material from the average value of the questionnaire for environmental care attitudes of students reached 80 in the cultural category. The N-gain calculation is 0.60 in the medium category. The Paired Sample T-test resulted in a significance level of 0.00 <0.05 (effective). This shows that between the pre-test before using smartphone learning media on ecosystem material and the post-test after using smartphone learning media experiences a significant difference. Based on the results of several tests it is concluded that smartphone learning media on ecosystem material is effective in developing environmental care attitudes of SMA Negeri 1 students. North West Seram. Abstrak. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan keefektifan dari penggunaan media pembelajaran berbasis smartphone pada materi ekosistem dalam mengembangkan sikap peduli lingkungan siswa. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Seram Utara Barat tahun ajaran 2019/2020 semester genap. Jumlah peserta didik sebanyak 24 orang. Penelitian ini termasuk penelitian pra-eksperimental menggunakan One Group Pretest-Posttest Design. Pembelajaran menggunakan media berbasis smartphone dilaksanakan empat kali tatap muka dan satu kali pemberian tes akhir (posttest). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket sikap peduli lingkungan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keefektifan penggunaan media pembelajaran smartphone pada materi ekosistem dari nilai rata – rata angket sikap peduli lingkungan peserta didik mencapai 80 dengan kategori membudaya. Perhitungan N-gain adalah 0,60 dengan kategori sedang. Uji Paired Sample T-test memperoleh hasil tingkat signifikansi 0,00 < 0,05 (efektif). Hal ini menunjukkan bahwa antara pre-test sebelum menggunakan media pembelajaran smartphone pada materi ekosistem dan post-test setelah menggunakan media pembelajaran smartphone mengalami perbedaan yang signifikan Berdasarkan hasil beberapa uji disimpulkan bahwa media pembelajaran smartphonepada materi eksosistem  efektif dalam mengembangkan sikap peduli lingkungan siswa SMA Negeri 1 Seram Utara Barat.
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Flipchart terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas X SMA Negeri 24 Maluku Tengah : (The Effect of Using Flipchart Learning Media on Cognitive Learning Outcomes of Class X Students of SMA Negeri 24 Maluku Tengah) Calvin Talakua; Febiayu Aloatuan
BIODIK Vol. 7 No. 01 (2021): March 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v7i01.12228

Abstract

The accuracy of using the media indirectly will stimulate students to take part in these lessons so that it will affect the good and bad results of student learning. The research design used Two Group Randomized Subjeck Posttest Only, by selecting two classes, namely the experimental class group and the control class group. The experimental class group used Flipchart learning media while the control class used conventional learning models. The same test was given to both classes, namely at the end of the lesson (posttest). From the results obtained, it is known that the cognitive learning outcomes of students using flipchart learning media are much better than students who use conventional learning models. This can be seen from the average score of the experimental class which is much higher than the control class, which is 80.44, while the control class is 58.93. From the results of hypothesis testing, it shows that tcount = 4.26 and ttable = 1.67 at the significant level α = 0.05 with degrees of freedom dk = (34+ 34-2). Based on the criteria for the hypothesis accept H0 if tcount <ttable with degrees of freedom dk = (n_1 + n_ (2) - 2) with a significant level α = 5% for other t values ​​H0 is rejected. Judging from the results of the calculation, it is known that the value of tcount> ttable. So that H_ (0) is rejected and H1 is accepted, which means that there is an effect of Flipchart learning media on cognitive learning outcomes of class X students of SMA Negeri 24 Maluku Tengah. Abstrak. Ketepatan penggunaan media secara tidak langsung akan menimbulkan rangsangan dari diri siswa untuk mengikuti pelajaran tersebut sehingga akan mempengaruhi baik buruknya hasil belajar siswa. Desain  penelitian  ini  menggunakan Two Group Randomized  Subjeck Posttest Only, dengan  memilih  dua  kelas  yaitu  kelompok  kelas  eksperimen dan kelompok  kelas  kontrol.  Kelompok  kelas  eksperimen  menggunakan  media pembelajaran Flipchart  sedangkan  kelas  kontrol  menggunakan  model  pembelajaran  konvensional. Tes  yang  sama  diberikan  pada  kedua  kelas  yaitu  pada  akhir  pembelajaran ( postes). Dari  hasil  yang didapat  diketahui hasil belajar kognitif siswa  yang  menggunakan  media pembelajaran Flipchart jauh  lebih  baik  daripada  siswa  yang  menggunakan  model  pembelajaran  konvensional.  Hal  ini  dilihat  dari  rata-rata  skor  kelas  eksperimen  yang  jauh  lebih  tinggi  dari  kelas  kontrol  yaitu  80.44  sedangkan  kelas  kontrol  58,93. Dari  hasil  pengujian  hipotesis  menunjukan  bahwa  thitung   = 4.26   ttabel  =  1.67  pada  taraf  singnifikan   =  0,05  dengan  derajat  kebebasan  dk = (34+ 34 - 2 ).  Berdasarkan  kriteria  hipotesis  terima   H0 jika  thitung < ttabel  dengan  derajat  kebebasan  dk = (  + - 2 )  dengan  taraf  signifikan   = 5% untuk  nilai t  lainnya  H0  ditolak.  Dilihat  dari  hasil  perhitungan  yang  didapat  diketahui  nilai  thitung  ttabel  Sehingga    demikian  ditolak  dan  H1  diterima  yang    artinya  bahwa  ada  pengaruh  media pembelajaran Flipchart terhadap  hasil belajar kognitif siswa kleas X SMA Negeri 24 Maluku Tengah. 
Pembelajaran Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL) diintegrasikan Discovery Learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir analisis peserta didik: (Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL) integrated with Discovery Learning to improve students' analytical thinking skills) Calvin Talakua; Marlen Sahureka
BIODIK Vol. 7 No. 2 (2021): June 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v7i2.13056

Abstract

This research was conducted based on the results of initial observations through interviews with Biology subject teachers for class X at Trana Christian High School, it was found that the implementation of the 2013 curriculum in schools had not been going well, because teachers often used lecture methods, and discussions in the learning process . This affects the analytical thinking ability of students. The purpose of this study was to determine the analytical thinking ability of students of class X MIA Christian High School Trana through Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL) and Discovery Learning on the Classification of Living Things. This type of research is descriptive qualitative research, with the research subjects are all students of class X MIA Christian High School Trana, totaling 23 people. Data collection techniques used in this study were observation sheets, tests, questionnaires, and documentation.The results showed that the analytical thinking skills of 23 students of class X MIA Christian High School Trana through the integration of POGIL learning and Discovery Learning obtained an average total score presentation of 80% of students in the good category, and 20% in the fairly good category. Abstrak. Penelitian ini dilakukan berdasarkan hasil observasi awal melalui wawancara dengan guru mata pelajaran Biologi kelas X di SMA Kristen Trana diketahui bahwa, penerapan kurikulum 2013 di sekolah belum berjalan dengan baik, dikarenakan guru sering menggunakan metode ceramah, dan diskusi dalam proses pembelajaran. Hal ini berpengaruh pada kemampuan berpikir analisis  peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan berpikir analisis peserta didik kelas X MIA SMA Kristen Trana melalui pembelajaran Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL) dan Discovery Learning pada materi Klasifikasi Makhluk Hidup. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualititatif, dengan subjek penelitian adalah seluruh  peserta didik kelas X MIA SMA Kristen Trana yang berjumlah 23 orang. Teknik pengumpulan  data yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi, tes, penyebaran angket, dan dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukan bahwa kemampuan berpikir analisis dari 23 peserta didik kelas X MIA SMA Kristen Trana melalui integrasi pembelajaran POGIL dan Discovery Learning memperoleh rata-rata presentasi  skor total peserta didik 80% dengan kategori baik,  dan 20% berada pada kategori cukup baik.