Tujuan dalam penelitian ini adalah menggambarkan fenomena kompetensi pedagogik guru dalam penggunaan media pembelajaran tematik pada masa pandemi Covid-19 pada MI di Kecamatan Tingkir. Ketiga MI tersebut antara lain yaitu MI Asas Kalibening, MI Maarif Kutowinangun dan MI Maarif Tingkir Lor. Penelitian ini menggunakan penelitian pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data ada tiga metode utama, yakni observasi, dokumentasi, dan wawancara. Adapun analisis data melalui tiga tahapan yaitu: reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut:(1)Inovasi yang dilakukan yaitu MI Asas kalibening menggunakan team teaching dalam pembelajarannya, untuk MI Maarif Kutowinangun dengan pengembangan diri yang dilakukan oleh gurunya, sedangkan untuk MI Maarif Tingkir Lor dengan pendampingan khusus kepada peserta didik. (2) Adaptasi yang dilakukan yaitu MI Asas Kalibening dengan pembuatan video pembelajaran yang berkolaborasi dengan rekan-rekan guru, untuk MI Maarif Kutowinangun dengan terus belajar mandiri dalam menggunakan teknologi yang tersedia saat ini yang dilakukan oleh guru, sedangkan MI Maarif Tingkir Lor dengan berupaya untuk memfasilitasi pembelajaran yang aman dan nyaman untuk peserta didik.(3) Kesulitan yang dialami yaitu MI Asas Kalibening pada siswa dan orang tua, karena keterbatasan ponsel membuat terlambatnya pengumpulan tugas maupun pengerjaan tugas, untuk MI Maarif Kutowinangun yaitu belum ada kesiapan pada perkembangan teknologi dan hambatan kuota dan jaringan internet, sedangkan MI Maarif Tingkir Lor dalam pendampingan membaca dan menulis pada peserta didik. (4)Solusi yang diberikan yaitu MI Asas Kalibening dengan melakukan evaluasi pembelajaran dan pendampingan jika peserta didik tidak mengumpulkan tugas sebanyak tiga kali, untuk MI Maarif Kutowinangun dengan harapan tatap muka dan mengupayakan kuota gratis, sedangkan MI Maarif Tingkir Lor dengan memberikan penjelasan ulang kepada peserta didik yang berkoordinasi dengan orang tua.