sri mahmudah
SMP Negeri 2 Salatiga

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENINGKATAN KEAKTIFAN BELAJAR DAN KETERAMPILAN MENULIS CERPEN MELALUI MEDIA BERITA BERBASIS PRAKASITA CLASSROOM PADA SISWA SMP sri mahmudah
Jurnal Ilmiah Pendidikan TRISALA Vol 7 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Pendidikan TRISALA (Agustus 2021)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54211/trisala.v2i20.257

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mendeskripsikan ada tidaknya peningkatan keaktifan belajar siswa setelah pembelajaran dengan media berita berbasis Prakasita Classroom dalam materi menulis cerpen dikelas IXB SMP Negeri 2 Salatiga tahun 2020/2021. 2) Mengetahui ada tidaknya peningkatan keterampilan menulis cerpen dengan media berita berbasis Prakasita Classroom pada siswa kelas IX B SMP Negeri 2 Salatiga tahun pelajaran 2020/2021. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini terdiri atas dua silus. Siklus I dan siklus II terdiri atas perencanaan, pelaksaan tindakan, obeservasi, dan refleksi. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas IXB SMP Negeri 2 Salatiga. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa 1) terdapat peningkatan keaktifan belajar dalam materi menulis cerpen melalui media berita berbasis Prakasita Classroom pada siswa kelas IXB SMP Negeri 2 Salatiga tahun 2020/2021. Hal ini terbukti adanya kenaikan keaktifan belajar siswa dari 49,7 pada prasikus naik menjadi 57,29 pada siklus I dan menjadi 78,13 pada siklus II pada KD 4.6 kompetensi dasar menulis cerpen. 2) Terdapat peningkatan keterampilan menulis cerpen melalui media berita berbasis Prakasita ClassRoom. Hal ini terbukti adanya peningkatan rerata keterampilan menuis cerpen dan rerata ketuntasan klasikal. Rerata nilai keterampilan menulis cerpen 69,34 pada prasiklus naik menjadi 74,75 pada siklus I dan menjadi 80,16 pada siklus II. Rerata ketuntasan klasikal naik dari 41,63% pada prasiklus naik menjadi 59,4% pada sikus I dan naik menjadi 84,38% pada siklus II.