p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Amanat Agung
Armand Barus
STT Amanat Agung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ALLAH BESAR: Penelitian Puitis-afektif Mazmur 86 Armand Barus
Jurnal Amanat Agung Vol. 22 No. 1 (2026): Jurnal Amanat Agung Vol. 22 No. 1 Juni 2026
Publisher : STT Amanat Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47754/jaa.v22i1.734

Abstract

Mazmur 86 tampil sebagai mazmur ratapan pribadi yang unik karena posisinya menyela kumpulan mazmur bani Korah. Berbagai metode penafsiran telah diterapkan terhadap Mazmur 86 yang menghasilkan beragam pesan sentral. Melalui penerapan metode penelitian puitis-afektif pembacaan dilakukan terhadap Mazmur 86. Penelitian puitis-afektif mencakup empat tahapan pembacaan: keluhan, perasaan, Allah, dan perubahan suasana teks (mood) yang menggambarkan dinamika perjalanan silih berganti antara ratapan dan pujian. Pembacaan penelitian puitis-afektif terhadap Mazmur 86 menghasilkan pesan sentral Allah besar sebagai respons teologis pemazmur terhadap realitas sinkretisme bangsa. Pesan sentral Allah besar menyingkapkan, berbeda dengan kebanyakan penafsir, bahwa Mazmur 86 lebih tepat dipahami sebagai mazmur ratapan dari periode sebelum pembuangan (pre-exilic) bukan mazmur dari periode pembuangan atau pascapembuangan.
ATEISME: : Penelitian puitis-afektif Mazmur 14 Armand Barus
Jurnal Amanat Agung Vol. 21 No. 2 (2025): Jurnal Amanat Agung Vol. 21 No. 2 Desember 2025
Publisher : STT Amanat Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47754/jaa.v21i2.714

Abstract

Angka tren ateisme yang cenderung meningkat akhir-akhir ini memerlukan penjelasan dan respons teologis yang memadai. Artikel ini mengusulkan Mazmur 14 sebagai salah satu respons teologis terhadap ateisme. Telaah terhadap Mazmur 14 sebagai respons terhadap ateisme menggunakan metode penelitian puitis-afektif. Metode penelitian puitis-afektif memiliki fitur-fitur keluhan, perasaan, Allah, dan perubahan suasana teks (mood) dalam penggalian tema sentral Mazmur 14. Penelitian puitis-afektif menghasilkan ateisme yang terdapat dalam Mazmur 14 menggambarkan dua keadaan manusia yaitu manusia yang percaya tidak ada YHWH dan manusia tanpa kepercayaan kepada ’ĕlōhîm. Mazmur 14 menegaskan keterkaitan erat apa yang dipercayai dan apa yang dilakukan. Ateisme modern sebaliknya menolak kaitan teologi dan etika.