Zaim Rais
Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama UIN Imam Bonjol Padang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IJTIHAD DI MATA AMEER ALI Zaim Rais
Majalah Ilmu Pengetahuan dan Pemikiran Keagamaan Tajdid Vol 16, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/tajdid.v16i1.94

Abstract

Ijtihad sebagai fondasi kebangkitan dan kemajuan umat Islam jadi terpinggirkan akibat salah paham terhadap spirit ajaran Islam yang dibawa Rasulullah. Menurut Ameer Ali, Ijtihad upaya yang ampuh mewujudkan kebangkitkan Islam kembali. Jika di Eropa Renesans didorong oleh lahirnya gerakan Reformasi, dengan menyingkirkannya belenggu Ecclesiastisisme, maka dalam Islam, pembaharuan (reform) harus didahului oleh gerakan pencerahan (enlightenment). Untuk mewujudkan berperannya kembali ijtihad harus dilakukan dua hal; Pertama, membebaskan umat dari belenggu pemahaman literal terhadap sumber-sumber pokok ajaran Islam. Kedua, membebaskan umat dari doktrin „keseragaman‟ yang dibentuk oleh forma-lisasi dan institusio-nalisasi paham agama, yang tidak memberi ruang umat memiliki penafsiran yang dapat dipertanggungjawabkan.