Muhammad Yusuf Idris
Universitas Andi Djemma

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Berbagai Takaran Pupuk Kandang Ayam dan Dosis NPK terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao Muhammad Yusuf Idris
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 4, No 1 (2015): 2015
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v4i1.74

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kurrusumanga Kecamatan Belopa Kabupaten Luwu, yang berlangsung mulai April Sampai Juni 2014. Tujuan dan kegunaan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk kandang ayam dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan bibit kakao sehingga menjadi bahan informasi utamanya dalam pengembangan bibit kakao. Percobaan ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) yang disusun, menurut pola factorial yang terdiri dari dua faktor yaitu : faktor pertama takaran pupuk kandang ayam (K) yang terdiri dari tiga taraf yaitu K0 (tanah tanpa pupuk kandang), K1 (tanah dengan pupuk kandang ayam dengan perbandingan 1:1), K2 (tanah dengan pupuk kandang ayam dengan perbandingan 1:2). Faktor kedua dosis pupuk NPK (Y) yang terdiri dari 5 taraf yaitu Y0 (Tanah tanpa pupuk NPK), Y1 (2,0 g pupuk NPK/polybag), Y2 (4,0 g pupuk NPK/Polybag), Y3 (6,0 g pupuk NPK/Polybag), Y4 (8,0 gr pupuk NPK/polybag. Hasil percobaan menunjukkan bahwa takaran pupuk kandang ayam yang memberikan pengaruh terbaik untuk pertumbuhan bibit kakao adalah pemberian dengan perbandingan tanah dan pupuk ayam 1 : 2. Sedangkan untuk dosis pupuk NPK yang memberikan hasil terbaik pada pertumbuhan bibit kakao adalah 8 g/tanaman. Interaksi perlakuan antara pupuk kandang ayam dengan pupuk NPK memberikan pengaruh terbaik pada pertumbuhan bibit kakao adalah dengan perbandingan 1 : 2 dan dosis pupuk NPK 8 g/tanaman (K2Y4).
Eliminasi Gugur Bunga dan Buah Tanaman Kakao (Theobroma cacao) dengan Suplay Hormon Auxin Muhammad Yusuf Idris
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 3, No 1 (2014): .
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v3i1.64

Abstract

Untuk mengkaji lebih dalam factor gugurnya bunga dan buah tanaman kakao, serta untuk mengetahui pengaruh suplai hormone terhadap tingkat keberhasilan pembentukan bunga dan buah tanaman kakao, dengan pemberian hormon auxin. Efek pemberian suplai hormon auxin terhadap tanaman kakao dapat meningkatkan keberhasilan pembentukan bunga dan buah tanaman kakao, dengan perlakuan hormon auxin, B0 = tanpa auxin, B1 = dengan NAA, B2 = dengan IAA, B3 = dengan IBA. Setiap perlakuan di ulang sebanyak tiga kali sehingga terdapat 12 petak percobaan dengan setiap petak percobaan terdapat 5 tanaman sehingga terdapat 60 tanaman dalam 12 petak. Penyemprotan di lakukan pada bagian bantalan tanaman (tempat unculnya bunga dan buah) serta daun, dimana penyemprotan di lakukan antara pukul 06-10 pagi. Pengamatan dilakukan setiap minggu dimulai sejak penyemprotan perdana, dengan mengamati tingkat ketahanan bunga, terbentuknya buah dan panjang buah, selama tiga kali pengamatan. Hasil percobaan menunjukkan bahwa suplai (bantuan) hormon dalam rangka ketahanan bunga dan suksesi pembentukan buah pada tanaman kakao (Theobroma cacao) menunjukkan hasil yang terbaik, khususnya pada perlakuan jenis auxin. NAA dengan ukuran 10 ppm memperlihatkan hasil yang terbaik untuk ketahanan bunga, suksesi pembentukan buah dan ukuran buah muda.
Respon pertumbuhan dan produksi tanaman mentimun (cucumis sativus l.) Pada berbagai lebar piringan dan dosis pupuk dari limbah kulit buah kakao Muhammad Yusuf Idris
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.891 KB) | DOI: 10.30605/perbal.v4i1.290

Abstract

RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN MENTIMUN (Cucumis sativus L.) PADA BERBAGAI LEBAR PIRINGAN DAN DOSIS PUPUK DARI LIMBAH KULIT BUAH KAKAO yang dilaksanakan pada bulan Desember 2014 sampai Mei 2015 di Desa Sabbang, Kecamatan Sabbang, Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (Rak) dan faktorial yang diulang sebanyak 3 kali. Faktor pertama adalah lebar piringan (C) yang terdiri dari 2 taraf : 10 cm dari titik penanaman (c1), 20cm dari titik penanaman (c2). Faktor ke dua yaitu dosis pupuk (D) yang terdiri dari 5 taraf : 100 gram/tanaman (d1), 200 gram/tanaman (d2), 300 gram/tanaman (d3), 400 gram/tanaman (d4) dan 500 gram/tanaman (d5). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu (1). Lebar piringan 10 cm dari titk tanam (c1) cenderung memberikan pengaruh yang terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman mentimun dalam hal ini pada jumlah daun (60 helai), umur berbunga (30,8 hari), cabang produktif (2,3), jumlah buah (3,2), panjang buah (18,7 cm) dan berat buah (224,2 gram), (2). Dosis pupuk 400 gram/tanaman (d4) cenderung memberikan pengaruh yang terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman mentimun dalam hal ini pada jumlah daun (57,7 helai) , jumlah ruas (50), umur berbunga (31,5 hari) dan jumlah buah (3,5), (3). Interaksi (d4c1) antara dosis pupuk (400 gram/tanaman) dan lebar piringan (10 cm) cenderung memberikan pengaruh yang terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman mentimun dalam hal ini pada jumlah daun (67 helai), umur berbunga (22,3 hari), jumlah buah (4,3) dan panjang buah (20,7 cm).