Ermagusti -
Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama UIN Imam Bonjol Padang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TEOLOGI RASIONAL DALAM ISLAM Ermagusti -
Majalah Ilmu Pengetahuan dan Pemikiran Keagamaan Tajdid Vol 17, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/tajdid.v17i1.108

Abstract

Teologi rasional adalah salah satu alternative yg ditawartkan para pemikir Islam untuk mengimbangi perkembangan ilmu pengetahuan di zaman modern ini, karena teologi rasional tidak hanya membicarakan persoalan ketuhanan semata, tetapi juga membicarakan seluruh aspek kehidupan, dan lajunya perkembangan ilmu pengetahuan/ teknologi, sehingga mendorong manusia berfikir Di sisi lain, teoologi rasiona mengajarkan penyelarasan antara berfikir rasional dengan kebutuhan akan wahyu, karena sekalipun akal punya kekuatan yang tinggi, namun akal tetap punya keterbatasan , keterbatasan akal untuk mengetahui persoalan-persoalan yang rinci dalam agama, karena itu akal butuh kepada wahyu. Wahyu berfungsi untuk mengetahui persoalan-persoalan yang bersifat gaib, seperti hari akhirat, sorga dan neraka dan lain sebagainya.
RESPONS TOKOH PEMIKIR KONTEMPORER INDONESIA TERHADAP MODERNISASI Ermagusti -
Majalah Ilmu Pengetahuan dan Pemikiran Keagamaan Tajdid Vol 18, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/tajdid.v18i1.134

Abstract

Pemikir Kontemporer Indonesia yang muncul dengan gagasan baru terhadapperkembangan pemikiran Islam Indonesia yang menimbulkan kontroversial bagi tokoh Islam lainnya,antara lain Nurcholish Madjid dengan gagasannya “Sekularisasi”. Yang dimaksudkan adalahmenduniawikan nilai-nilai yang sudah semestinya bersifat duniawi dan melepaskan umat Islam darikecenderungan mengukhrawikannya. Selanjutnya Abdul Rahman Wahid, dengan gagasan“Pribumisasi Islam” yang dilatarbelakangi oleh keinginan Gus Dur untuk mempertemukan budayadengan Islam, agar umat Islam menjunjung tinggi toleransi dan menghargai orang lain. MunawirSjadzali dengan gagasannya “ Reaktualisasi Hukum Islam” yang telah menyumbangkan pemikirannyabagi dunia Ijtihad, sekaligus membuktikan bahwa pintu Ijtihad masih terbuka.