Noordiana Noordiana
Universitas Negeri Surabaya

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI PEMBELAJARAN TARI GERAK DAN LAGU DAERAH DI SEKOLAH Fitri Ika Firnamita; Noordiana Noordiana
Jurnal Pendidikan Sendratasik Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.154 KB) | DOI: 10.26740/jps.v10n1.p28-40

Abstract

Pembelajaran tari gerak dan lagu daerah yang dilaksanakan di SMP Negeri 40 Surabaya melalui ekstrakurikuler yang dilakukan oleh siswa kelas VIII. Pembelajaran tari ini mempelajari lagu-lagu daerah seperti, Apuse, Yamko Rambe Yamko, Soleram, Anak Kambing Saya, Kicir-Kicir. Penulisan ini menjelaskan proses pembelajaran tari gerak dan lagu daerah dan peningkatan karakter siswa melalui pembelajaran tari gerak dan lagu daerah di SMP Negeri 40 Surabaya. Metode penulisan menggunakan jenis pendekatan deskriptif kualitatif dengan mendeskripsikan hasil penulisan berupa kata-kata tertulis. Pengumpulan datanya menggunakan teknik observasi secara terus terang, wawancara, angket, dokumentasi. Hasil penulisan dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa kegiatan proses belajar tari gerak dan lagu daerah memiliki keunikan berupa hasil karya yang mengandung unsur pendidikan serta meningkatkan karakter siswa sehingga dipilih sebagai materi ekstrakurikuler. Peningkatan karakter siswa melalui pembelajaran tari gerak dan lagu daerah dalam kegiatan ekstrakurikuler membawa pengaruh baik yang terjadi dalam pembelajaran yaitu membentuk dan merubah sikap siswa menjadi lebih percaya diri, aktif, mampu mengontrol emosi, menghargai teman, menghormati orang tua serta memiliki sopan santun, dapat menambah wawasan, pengalaman, meningkatkan nilai di matapelajaran Seni Budaya.
MEMBANGUN KARAKTER SISWA MELALUI LAGU “SI SEMUT” KARYA PAMBUKO DI SMPN 2 MOJO KABUPATEN KEDIRI Moh. Erwin Hendry Putra; Noordiana Noordiana
Jurnal Pendidikan Sendratasik Vol 9 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.685 KB) | DOI: 10.26740/jps.v9n2.p219-230

Abstract

Pembelajaran Seni Budaya dengan Lagu si semut di SMPN 2 Mojo ternyata dapat membangun dan membentuk karakter siswa, yang selama ini kita ketahui bahwasanya pembelajaran Seni Musik cenderung bersifat teoritis karena tidak cukup waktu. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pelaksanaan pembelajaran seni budaya tentang membangun karakter siswa melalui lagu “Si Semut”. Serta mendeskripsikan dampak pembelajaran seni budaya dengan menggunakan lagu “Si Semut” sebagai pembentukan karakter siswa di SMPN 2 Mojo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan wawancara terstruktur. Sumber data yang digunakan yaitu sumber data primer dan sekunder. Selain itu peneliti melakukan observasi partisipatif. Dampak dari proses pembelajaran dengan menggunakan lagu “Si Semut” sebagai upaya meningkatkan karakter siswa serta penggunaan media penunjang seperti YouTube, lebih efektif dari pada menggunakan metode ceramah yang hanya berpusat pada guru. Dengan penggunaan lagu “Si Semut” dapat meningkatkan minat belajar siswa karena lagu ini menggunakan Bahasa Jawa yang mudah dipahami oleh siswa SMPN 2 Mojo.
METODE PEMBELAJARAN EKSTRAKURIKULER DRUMBAND DI TK LUKMANUL HAKIM KADEMANGAN KABUPATEN BLITAR Meidhimas Wahyu Nurhafiid Sugito; Noordiana Noordiana
Jurnal Pendidikan Sendratasik Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.349 KB) | DOI: 10.26740/jps.v10n1.p109-119

Abstract

Ekstrakurikuler Drum Band TK Lukmanul Hakim Kabupaten Blitar dirintis sejak tahun 2005 yang saat itu kepala sekolah bernama Haris Saputri dan Pembina Drum Band Munas Sudarwarji dan Aditia Sahputra. Drum Band TK Lukmanul Hakim yang bernama “LH Stars”, sering mengikuti kejuaraan lomba di tingkat kabupaten maupun di tingkat provinsi. Tujuan penulisan artikel ilmiah ini untuk mendeskripsikan proses dan hasil pembelajaran Ekstrakurikuler Drum Band TK Lukmanul Hakim Kabupaten Blitar. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif. Sumber data yang diambil pada penelitian yakni primer dan sekunder dengan data yang diambil dalam penelitian yaitu Aditia Sahputra selaku pelatih Drum Band TK Lukmanul Hakim Kabupaten Blitar. Data yang diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ceramah digunakan oleh pelatih untuk memberikan materi tentang dasar-dasar pengenalan alat Musik Drum Band. Metode demonstrasi dilakukan oleh pelatih yang secara langsung mempraktikkan bagaimana cara memainkan alat Musik Drum Band, serta Metode latihan bersama didahului dengan mengelompokkan peserta didik sesuai instrumennya, kemudian melakukan latihan materi lagu yang telah diberikan oleh pelatih dan dilakukan secara berulang-ulang.
PENINGKATAN KARAKTER PELAJAR MELALUI LOMBA TARI TRADISIONAL DI ROYAL PLAZA SURABAYA PADA MASA PANDEMI COVID-19 Golda Nur Aini; Noordiana Noordiana
Jurnal Pendidikan Sendratasik Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.977 KB) | DOI: 10.26740/jps.v10n2.p172-189

Abstract

Royal Plaza Surabaya merupakan salah satu mall yang menyelenggarakan lomba Tari Tradisional yang berdampak pada Peningkatan Karakter pelajar. Peneliti membahas tentang Bagaimana pelaksanaan dan Peningkatan Katakter pelajar melalui lomba Tari Tradisional di Royal Plaza Surabaya pada masa Pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Validitas data menggunakan Triangulasi data, di antaranya Triangulasi Teknik, Waktu dan Sumber. Teknik analisis data yang digunakan yaitu mulai dari mengumpulkan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan. Pelaksanaan lomba dilakukan dengan penyebaran informasi lomba melalui sistem online yaitu whatsapp, Instagram, dan sedangkan offline nya berdasarkan dari database peserta tahun sebelumnya. Ketersediaan sumber daya di antaranya ada pihak sponsor yang mendukung acara, dan adanya hambatan berupa keadaan cuaca yang tidak menentu. Kebijakan pelaksanaannya yaitu para peserta wajib menggunakan face shield sebelum dan sesudah tampil. Tata kerja atau pelaksanaan lomba yaitu mengatur arus (sirkulasi) penonton agar tetap berjaga jarak. Peningkatan karakter mandiri, ditunjukkan sikap mampu mempersiapkan segala kebutuhan lomba. Peningkatan karakter disiplin, tercermin dari sikap mematuhi tata tertib (datang tepat waktu, tidak bergurau dan tidak bermain Handphone) selama latihan berlangsung. Peningkatan karakter tanggung jawab, dapat terwujud melalui sikap menerima segala konsekuensi apabila telah melanggar tata tertib.
SENI TARI SEBAGAI TERAPI PADA ANAK TUNAGRAHITA DI SMA NEGERI 4 SIDOARJO Adinda Sealvia Refanda; Noordiana Noordiana
Jurnal Pendidikan Sendratasik Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.27 KB) | DOI: 10.26740/jps.v10n2.p208-223

Abstract

SMA Negeri 4 Sidoarjo merupakan salah satu Sekolah reguler yang menyediakan layanan pendidikan inklusif yang memfasilitasi semua kebutuhan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dan mewajibkan semua siswa untuk mengikuti Ekstrakurikuler yang ada di Sekolah. Salah satu ekstrakurikuler yang ada di sekolah yaitu seni tari dapat dijadikan terapi yang menghasilkan perubahan perilaku yang signifikan pada anak Tunagrahita. Peneliti membahas tentang bagaimana pelaksanaan dan hasil yang diperoleh anak Tunagrahita dalam seni tari sebagai terapi di SMA Negeri 4 Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Validitas data menggunakan triangulasi data, triangulasi teknik, dan triangulasi umber. Teknik analisis data yang digunakan yaitu mulai dari mengumpulkan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan. Menggunakan metode ceramah, praktik, tanya jawab dan metode imitasi yang mempunyai tiga tahapan yaitu melatih kontak mata, anak Tunagrahita meniru guru, dan pemberian hadiah. Setelah diberikan terapi melalui ekstrakurikuler seni tari menggunakan metode imitasi menghasilkan perubahan tingkah laku yaitu kemampuan motorik mengalami perkembangan, bertambah fokus belajar, meningkatnya percaya diri, kreativitas dan komunikatif. Oleh sebab itu, Ekstrakurikuler Seni Tari dapat dijadikan terapi dalam membantu anak Tunagrahita mengatasi hambatan-hambatan yang menyebabkan berbeda dengan anak seusianya.
STRATEGI GURU DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SENI BUDAYA BAGI ANAK TUNAGRAHITA DI SDN TANDES KIDUL 1/110 SURABAYA Brenda Chintya Lucky; Noordiana Noordiana
Jurnal Pendidikan Sendratasik Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.725 KB) | DOI: 10.26740/jps.v11n1.p35-50

Abstract

Pembelajaran Seni Budaya sangat penting untuk anak Difabel agar dapat mengembangkan kemampuannya untuk masa depan. SDN Tandes Kidul 1/110 Surabaya merupakan sekolah inklusi di Kota Surabaya, dimana proses pembelajaran seni budaya terlaksana dengan baik. Rumusan masalah meliputi (1) Bagaimana pelaksanaan strategi pembelajaran Seni Budaya bagi anak Difabel Khususnya tunagrahita di SDN Tandes Kidul 1/110 Surabaya. (2) Hambatan pelaksanaan strategi pembelajaran Seni Budaya di SDN Tandes Kidul 1/110 Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik mengumpulkan data melalui wawancara dan observasi. Teknik analisis yang dilakukan melalui reduksi data, penguraian data, dan penyajian data. Adapun validitas data dilakukan menggunakan triangulasi sumber. Proses pembelajaran dari kegiatan awal hingga kegiatan akhir menggunakan 4 metode yaitu metode ceramah, praktik, drill dan tanya jawab. Evaluasi menggunakan metode praktik dan tanya jawab. Masing-masing individu memiliki hambatan untuk dapat menerima materi, hambatan tersebut dari faktor internal maupun eskternal. Simpulan proses pembelajaran menggunakan strategi ekspositori memberikan hasil dampak positif dan kemajuan dalam pembelajaran, peserta didik memperoleh pengetahuan dan dapat mengembangkan kemampuan motoriknya, serta peserta didik dapat percaya diri, dan fokus belajar. Oleh karena itu strategi ekspositori sangat membantu guru dalam memberikan materi pelajaran seni budaya khususnya tari dan membantu hambatan proses belajar mengajar seni budaya.
STRATEGI GURU DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN EKSTRAKURIKULER SENI TARI DI SMP NEGERI 1 AMBULU JEMBER Desi Rani Eka Putri; Noordiana Noordiana
Jurnal Pendidikan Sendratasik Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.924 KB) | DOI: 10.26740/jps.v11n2.p173-188

Abstract

SMP Negeri 1 Ambulu Jember merupakan sekolah di Kabupaten Jember yang di dalamnya terdapat Ekstrakurikuler Seni Tari dengan banyak prestasi. Hal tersebut dikarenakan strategi yang digunakan oleh Guru Seni Tari. Penelitian ini membahas rumusan diantaranya (1) Bagaimana strategi yang digunakan oleh Guru Ekstrakurikuler Seni Tari di SMP Negeri 1 Ambulu Jember. (2) Prestasi apa saja yang telah diraih oleh Ekstrakurikuler Seni Tari di SMP Negeri 1 Ambulu Jember. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Peneliti mengumpulkan data dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi, penyajian data dan simpulan. Validitas data yang digunakan yaitu triangulasi sumber. Peneliti menarik kesimpulan bahwa kegiatan Ekstrakurikuler tersebut dalam pelaksanaannya menggunakan Rencana Proses Pembelajaran (RPP) sebagai pedoman. Strategi pembelajaran yang digunakan yaitu strategi pembelajaran langsung dan interaktif. Dalam pelaksanaan pembelajaran terdapat beberapa unsur yaitu media, materi, proses, dan evaluasi pembelajaran. Proses pembelajaran meliputi kegiatan pra, awal, inti dan penutup. Dengan pelaksanaan dan strategi tersebut, Ekstrakurikuler Seni Tari di SMP Negeri 1 Ambulu Jember meraih banyak prestasi di bidang kesenian. Prestasi-prestasi tersebut meliputi prestasi di luar sekolah seperti meraih juara di festival maupun gelar seni budaya daerah dan kegiatan seni di sekolah seperti mengadakan dies natalis dengan menampilkan tari massal.
PEMBELAJARAN TARI DENGAN METODE KOMTAL BAGI SISWA TUNARUNGU SLB PURNA YUDA BHAKTI SURABAYA Dwi Kurniawati; Noordiana Noordiana
Jurnal Pendidikan Sendratasik Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.656 KB) | DOI: 10.26740/jps.v9n1.p55-67

Abstract

SLB Purna Yuda Bhakti Surabaya merupakan Sekolah yang menerapkan pembelajaran Seni Tari untuk Tunarungu. Tujuan penelitian yaitu (1) mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran seni tari untuk siswa Tunarungu yang dilakukan di SLB Purna Yuda Bhakti Surabaya, (2) mendeskripsikan dampak pelaksanaan pembelajaran seni tari untuk siswa Tunarungu yang dilakukan di SLB Purna Yuda Bhakti Surabaya. Jenis Penelitian ini menggunakan kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, serta dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu mengumpulkan data dan menyimpulkan, memberi penjelasan serta uraian mengenai keseluruhan data didapat dari penelitian, dokumentasi untuk mendapatkan simpulan berdasrkan penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rencana Pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran Seni tari di SLB Purna Yuda Bhakti Surabaya dibuat oleh Guru dan telah disesuaikan dengan kemampuan setiap individu. Metode Komtal dalam pembelajaran Seni Tari dapat mempermudah siswa dalam belajar, setiap individu akan dapat berkomunikasi sesuai dengan kemampuannya masing-masing tanpa tekanan dari siapapun. Pendekatan Guru yaitu Individual, dengan maksud agar dapat lebih mudah mengetahui kelebihan dan kelemahan tiap individu. Pembelajaran seni tari memiliki dampak yang positif bagi siswa Tunarungu di antaranya melatih diri tentang keindahan, keharmonisan, pengaturan emosi, kesabaran, pengendalian diri, dan juga kepekaan rasa.