Pismawenzi -
Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama UIN Imam Bonjol Padang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN RELIGIUSITAS DENGAN KETAHANAN MENTAL MASYARAKAT PINGGIR PANTAI SEBAGAI DAERAH RAWAN BENCANA GEMPA TSUNAMI DI KOTA PADANG Pismawenzi -
Majalah Ilmu Pengetahuan dan Pemikiran Keagamaan Tajdid Vol 18, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/tajdid.v18i2.144

Abstract

Kota Padang adalah salah satu daerah yang termasuk rawan bencana di SumateraBarat, bahkan di Indonesia. Sedikit banyaknya peristiwa traumatis yang sempat terjadi pada30 September 2009 mempengaruhi ketahanan mental masyarakat kota Padang terutamayang berada di bibir pantai yang sangat rentan terhadap bahaya gempa-tsunami, di antaranyaadalah wilayah Padang Barat. Daya tahan mental ini dipengaruhi banyak faktor, termasukfaktor keagamaan (religiusitas) terutama pada aspek aqidah atau keyakinan. Tujuan daripenelitian ini adalah sebagai berikut: menjelaskan tingkat religiusitas masyarakat pinggirpantai di Kota Padang; menjelaskan tingkat ketahanan mental masyarakat pinggir pantai diKota Padang; menjelaskan apakah ada hubungan religiusitas dengan ketahanan mentalmasyarakat pinggir pantai di Kota Padang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkatreligiusitas dan ketahanan mental masyarakat pinggir pantai kota Padang khususnya PadangBarat tergolong tinggi. Dan dari analisis korelasi, ditemukan bahwa ada hubungan positifsignifikan antara religiusitas dengan ketahanan mental pada masyarakat pinggir pantaisebagai daerah rawan bencana gempa-tsunami di kota Padang.