LISTYANINGSIH LISTYANINGSIH
SDN Kluwih I Kecamatan Tulakan Kabupaten Pacitan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Hasil Belajar Mendeskripsikan Perjuangan Masa Penjajahan Belanda Dan Jepang Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Melalui Model Pembelajaran Two Stay Two Stray Siswa Kelas V SDN Kluwih I Kecamatan Tulakan LISTYANINGSIH LISTYANINGSIH
Jurnal Revolusi Pendidikan (JUREVDIK) Vol 1 No 3 (2018): Vol.1 No.3 (2018)
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.164 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan Mendeskripsikan perjuangan para tokoh pejuang pada masa penjajahan Belanda dan Jepang melalui metode Two Stay Two Stray pada siswa Kelas V, SDN Kluwih I Kecamatan Tulakan Kabupaten Pacitan Semester II Tahun Pelajaran 2017/2018.Berdasarkan data yang diperoleh peneliti dari daftar nilai diketahui bahwa kemampuan siswa dalam bidang Ilmu Pengetahuan Sosial khususnya pada kompetensi dasar Mendeskripsikan perjuangan para tokoh pejuang pada masa penjajahan Belanda dan Jepang sangat rendah, yakni 42,86% dari jumlah siswa memiliki nilai di bawah standar ketuntasan dengan nilai rerata yang dicapai 66,67. Apabila guru menerapkan model pembelajaran Two Stay Two Stray diharapkan minimal 75% dari jumlah siswa memahami konsep Mendeskripsikan perjuangan para tokoh pejuang pada masa penjajahan Belanda dan Jepang.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 35 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Peranan Model Pembelajaran Two Stay Two Stray dalam meningkatkan kemampuan Ilmu Pengetahuan Sosial ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score), yakni : siklus I 70,00; siklus II 75,48; dan siklus III 79,76. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar, yaitu pada siklus I 61,91%, siklus II 76,19%, siklus III terjadi peningkatan mencapai 100%.