Dra. Muslihat, M.Pd.
Pengawas MTs /Kemenag Kab.Ciamis Jawa Barat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Non Akademik Dalam Penyusunan Rencana Pembelajaran Melalui Workshop Di Madrasah Binaan ( Penelitian Tindakan Madrasah Pada Semester Genap Di Madrasah/Sekolah Binaan Kabupaten Ciamis Jawa Barat Tahun Pelajaran 20 Dra. Muslihat, M.Pd.
Jurnal Revolusi Pendidikan (JUREVDIK) Vol 3 No 3 (2020): Volume 3 No.3 Tahun 2020
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membantu meningkatkan kompetensi pedagogik guru-guru di 3 MTs Wilayah Binaan Kabupaten Ciamis yang tidak memiliki latar belakang pendidikan keguruan. Dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran yang sesuai dengan standar kompetensi masing-masing pelajaran agar dapat menjadi acuan dalam proses pembelajaran sehingga peserta didik mampu mencapai kriteria ketuntasan minimal. Penelitian ini dilakukan dalam tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, refleksi dan dilakukan dalam dua siklus. Penelitian ini ditujukan kepada guru-guru semua mata pelajaran yang tidak memiliki latar belakang pendidikan keguruan yang berjumlah 5 orang yaitu: 1 orang guru mata pelajaran Bahasa Inggris, IPS, SBK,IPA, dan bahasa Indonesia. Hasil dari penelitian tindakan sekolah adalah 1) Pada komponen perumusan indikator tujuan pembelajaran, terlihat peningkatan dari 40% pada kemampuan awal, menjadi 60% pada siklus 1 dan meningkat menjadi 70% pada akhir kegiatan. Pada komponen perumusan indikator tujuan pembelajaran, terlihat peningkatan dari 40% pada kemampuan awal, menjadi 60% pada siklus 1 dan meningkat menjadi 70% pada akhir kegiatan, 2) Pada komponen penentuan bahan dan materi pembelajaran, terdapat peningkatan kemampuan dari 65% menjadi 70% setelah siklus 1 dan lebih menguat menjadi 80%, 3) Dalam komponen pemilihan strategi dan metode pembelajaran, yang didalamnya memuat langkah-langkah pembelajaran dan penentua alokasi waktu yang digunakan, terlihat adanya peningkatan yang signifikan dari yang semula hanya 42% menjadi 60% pada siklus 1 dan meningkat lagi menjadi 75% setelah siklus 2, 4) Meskipun tidak terlihat adanya peningkatan yang cukup tajam, dalam komponen pemilihan media dan alat pembelajaran juga terdapat adanya peningkatan dari 60% pada awal kegiatan dan setelah siklus 1 masih 60%, dan menjadi 80% setelah siklus 2, 5) Peningkatan yang cukup signifikan juga dapat kita lihat pada komponen perencanaan evaluasi pembelajaran. Dari yang semula hanya 40% pada awal kegiatan, menjadi 60% pada akhir siklus 1 dan berhasil mencapai 70% pada akhir siklus 2. Melihat data perolehan hasil penelitian dalam penelitian tindakan sekolah/madrasah ini, dapat disimpulkan bahwa workshop yang dilakukan oleh Pengawas sekolah/madrasah terhadap 5 orang guru yang tidak memiliki latar belakang pendidikan keguruan tersebut, berhasil meningkatkan kompetensi pedagogik mereka dalam menyusun perencanaan pembelajaran.