Dengan menggunakan metode Actual learning dengan optimal kemampuan matematika dapat tercapai dengan baik. Hal ini dapat terlihat pada hasil evaluasi siswa yang mencapai ketuntasan 78,31%. Pada Siklus I data di atas dapat kita lihat dari hasil aktivitas siswa yang memiliki aktivitas baik dalam kegiatan belajar sebanyak 17 (68%) dan sedang sebanyak 4 ( 16%) serta sebanyak 4 (16%) menunjukkan aktivitas kurang. Sedangkan hasil pengamatan dari sudut perhatian siswa dalam kegiatan belajar, siswa yang memiliki perhatian baik sebanyak 9 (36%), yang memiliki perhatian sebanyak 6 (24%) dan perhatian kurang 10 (45%). Dari data di atas dapat kita simpulkan bahwa dengan metode Actual learning dapat meningkatkan aktivitas dan perhatian siswa pada pelajaran Matematika. Dengan menggunakan metode Actual learning tersebut Belum dinyatakan Tuntas. Maka perlu diadakan kegiatan penelitian pada siklus yang ke 2. Pada Siklus II yang memiliki hasil data di atas dapat kita lihat dari hasil aktivitas siswa yang memiliki aktivitas baik dalam kegiatan belajar sebanyak 21 (84%) dan sedang sebanyak 2 (8%) serta sebanyak 2 (8%) menunjukkan aktivitas kurang. Sedangkan hasil pengamatan dari sudut perhatian siswa dalam kegiatan belajar, siswa yang memiliki perhatian baik sebanyak 19 (76%), perhatian orang tua sebanyak 4 (16%) dan perhatian kurang 2 (8%). Dari data di atas dapat kita simpulkan bahwa dengan metode Actual learning dapat meningkatkan aktifitas dan perhatian siswa pada pelajaran Matematika Dengan menggunakan metode Actual learning tersebut dinyatakan Tuntas. Maka tidak perlu diadakan kegiatan peneliitian pada siklus berikutnya. Berdasarkan uraian di atas, hipotesis yang dianjurkan dalam penelitian tindakan kelas ini : “Jika kegiatan belajar mengajar menggunakan metode Actual learning pada materi pembelajaran Bunga Tunggal, Bunga Majemuk, Penyusutan, & Anuitas pada pelajaran Matematika prestasi belajar siswa dapat meningkat”, dapat di terima.