Berdasarkan data yang diperoleh peneliti dari daftar nilai diketahui bahwa keterampilan siswa untuk dalam bidang PPKn khususnya pada kompetensi dasar melaksanakan tata tertib di rumah dan sekolah sangat rendah, yakni hanya 54,55% dari jumlah siswa dinyatakan tuntas belajar dan nilai rerata yang dicapai hanya 59,09. Hal semacam ini jika dibiarkan, maka akan membawa dampak yang fatal. Peneliti menganggap masalah tersebut merupakan sesuatu yang urgen. Pada kesempatan ini peneliti menawarkan model pembelajaran Learning Expeditions. Apabila guru menerapkan model pembelajaran Learning Expeditions diharapkan minimal 75% dari jumlah siswa terampil pada kompetensi dasar melaksanakan tata tertib di rumah dan sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar melaksanakan tata tertib di rumah dan sekolah melalui metode Learning Expeditions pada siswa Kelas I SDN 1 Cokrokembang Kecamatan Ngadirojo Kabupaten Pacitan Semester I Tahun Pelajaran 2020/2021. Peranan Model Pembelajaran Learning Expeditions dalam meningkatkan hasil belajar PPKn kompetensi dasar melaksanakan tata tertib di rumah dan sekolah ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score) mulai dari siklus pertama sampai siklus terakhir, yakni : pada siklus I 70,91; siklus II 76,82, dan siklus III 82,73. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan prosentasi ketuntasan belajar yaitu pada siklus I hanya 63,64%, siklus II meningkat menjadi 81,82%, pada siklus III terjadi peningkatan mencapai 100%. Kenyataan membuktikan bahwa penggunaan Model Pembelajaran Learning Expeditions dalam proses pembelajaran dapat meningkatan hasil belajar melaksanakan tata tertib di rumah dan sekolah pada muatan pelajaran PPKn.