Purwiasri, S.Pd.
SMPN 4 Ponorogo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Team Group Tournament Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Inggris Materi Menyusun Teks Deskriptif Pada Siswa Kelas VII A SMPN 4 Ponorogo Semester Genap Tahun Pelajaran 2018/2019 Purwiasri, S.Pd.
Jurnal Edukasi Gemilang (JEG) Vol 5 No 3 (2020): Vol 5 No.3 (2020)
Publisher : MUSYAWARAH KERJA KEPALA SEKOLAH (MKKS) SMP KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menulis merupakan kegiatan kebahasaan yang memegang peran penting dalam dinamika peradaban manusia. Melalui kegiatan menulis pula orang dapat mengambil manfaat bagi perkembangan dirinya. Sayangnya dalam pelajaran Bahasa Inggris di SMPN 4 Ponorogo menunjukkan adanya indikasi penurunan. Salah satu hal yang bisa dianggap sebagai penyebab adalah kurangnya variasi mengajar yang baik. Oleh karena itu maka diadakanlah PTK ini. Sedangkan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Peningkatan hasil bekajar siswa setelah diterapkan model pembelajaran Team Group Tournament Pada Siswa Kelas VII A SMPN 4 Ponorogo Semester Genap Tahun Pelajaran 2018/2019 (2) Bagaimanakah pengaruh metode pembelajaran model Team Group Tournament terhadap aktivitas belajar bahasa Inggris secara klasikal pada siswakelasVII A SMPN 4 Ponorogo Tahun Pelajaran 2018/2019. Penelitian ini diadakan di SMP Negeri 4 Ponorogo semester Genap Tahun Pelajaran 2018/2019 yang berlangsung selama 2 bulan dengan 3 siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pembelajaran dengan model Team Group Tournament memiliki dampak positif dalam meningkatkan hasil belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (61,76%), siklus II (76,47%), siklus III (94,12%). Demikian juga Penerapan model Team Group Tournament dapat meningkatkan aktifitas belajar siswa yang ditunjukan dengan skor hasil pengamatan menunjukkan adanya peningkatan prosentase keaktifan siswa yaitu siklus I (23,53%), siklus II (73,53%) dan siklus III (91,18). Dengan demikian siswa yang diajardenganmenggunakan model Pembelajaran Team Group Tournament,KBM menjadi lebih baik bila dibandingkan dengan teknik ceramah dan penugasan, dan persentase ketuntasan belajar pun lebih tinggi disbanding dengan yang tidak menggunakan model Pembelajaran Team Group Tournament.