Berbagai dampak negatif dalam menggunakan metode kerja kelmpok tersebut seharusnya bisa dihindari jika saja guru mau meluangkan lebih banyak waktu dan perhatian dalam mempersiapkan dan menyusun metode kerja kelompok. Penelitian ini berdasarkan permasalahan: (a) Apakah pembelajaran kooperatif model Learning Together berpengaruh terhadap hasil belajar ilmu pengetahuan sosial? (b) Seberapa tinggi tingkat penguasaan materi pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dengan diterapkannya metode pembelajaran kooperatif model Learning Together? Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh pembelajaran kooperatif model Learning Together terhadap hasil belajar PKn. (b) Ingin mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan setelah diterapkannya pembelajaran kooperatif model Learning Together. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas VI Semester I SDN Cerme 1 Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri Tahun Pelajaran 2016/2017 atau yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (58%), siklus II (72%), siklus III (96%). Simpulan dari penelitian ini adalah metode kooperatif model Learning Together dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa Kelas VI Semester I SDN Cerme 1 Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri Tahun Pelajaran 2016/2017, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative Pendidikan Kewarganegaraan.