Dra. Ema Yulistiani
SMA NEGERI 2 MADIUN, KOTA MADIUN

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peranan Pembelajaran Buzz Group Untuk Meningkatkan Pembelajaran Bahasa Indonesia Kompetensi Dasar Memproduksi Teks Cerita Sejarah, Berita Iklan, Editorial/Opini, Dan Cerita Fiksi Dalam Novel Yang Koheren Sesuai Dengan Karakteristik Teks Siswa Kelas XII-8 Dra. Ema Yulistiani
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 6 No 3 (2019): Vol 6 No 3 (2019)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.737 KB)

Abstract

Model Pembelajaran Teknik Buzz Model merupakan salah sau model pembelajaran yang dapat meningkatkan partisipatif siswa dalam mengemukakan pendapat dengan berdiskusi dan accelerated learning merupakan komponen Buzz Group. Karya ilmiah ini bertujuan untuk meningkatkan pembelajaran di SMA Negeri 2 Madiun, Kota Madiun dengan Kompetensi Dasar Memproduksi teks cerita sejarah, berita iklan, editorial/opini, dan cerita fiksi dalam novel yang koheren sesuai dengan karakteristik teks baik secara lisan maupun maupun tulisan di Kelas XII-8 semester ganjil Tahun Pelajaran 2017/2018. dengan Teknik Buzz Group. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus yang meliputi perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Metode pengumpulan data dengan observasi dokumentasi serta tes. Berdasarkan penelitian ini dikumpulkan bahwa dengan pendekatan Buzz Group dapat meningkatkan mengartikan Al-Quran pada di SMA Negeri 2 Madiun, Kota Madiun dengan Kompetensi Dasar Memproduksi teks cerita sejarah, berita iklan, editorial/opini, dan cerita fiksi dalam novel yang koheren sesuai dengan karakteristik teks baik secara lisan maupun maupun tulisan di Kelas XII-8 semester ganjil Tahun Pelajaran 2017/2018. yang dibuktikan dengan hasil belajar siswa yang mencapai klasikal 83,34% siklus 2. Pada Peranan pembelajaran partisipatif dengan Teknik Buzz Group ada 5 aktivitas (perhatian terhadap pelajaran, bertanya, mengerjakan tugas, bekerja kelompok, presentasi dan diskusi) mengalami peningkatan dari Siklus 1 ke Siklus 2. Prosentase seluruh aktivitas siswa selama Siklus 1 dan Siklus 2 adalah sebesar 80,70% dan 84,74%.Pada peningkatan pembelajaran partisipatif dengan Teknik Buzz Group ketuntasan belajar secara klasikal diperoleh sebesar 83,42% dengan kategori baik, sehingga ketuntasan belajar siswa secara klasikal dapat tercapai yang ditunjukkan dari 36 siswa sebanyak 4 orang siswa yang tidak tuntas belajarnya.