Didik Didik
SD Negeri 2 Semiring, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Pkn Materi Pemerintahan Pusat Dengan Menerapkan Metode Pembelajaran Picture And Picture Pada Siswa Kelas VI Di SDN 2 Semiring Kecamatan Mangaran Kabupaten Situbondo Didik Didik
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 7 No 2 (2020): Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.519 KB)

Abstract

Keberhasilan anak dalam pembelajaran merupakan harapan setiap guru dan orang tua. Untuk dapat mewujudkan harapan itu, orang tua dan guru perlu memahami anak sebagai manusia seutuhnya yang menjadi tanggung jawabnya. Perbaikan pembelajaran ini bertujuan untuk : Meningkatkan Aktivitas Belajar PKn Materi Pemerintahan Pusat Dengan Menerapkan Metode Pembelajaran Picture And Picture Pada Siswa Kelas VI Semester I Di SDN 2 Semiring Kecamatan Mangaran Kabupaten Situbondo Tahun Pelajaran 2017/2018?. Penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan yang diadopsi dari model Hopkins yaitu model yang menggunakan prosedur kerja yang dipandang sebagai suatu spiral yang terdiri dari empat fase (Tim Pelatih Proyek PGSM, 1999:8). Keempat fase tersebut meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penerapan model pembelajaran Picture and Picture dapat meningkatkan Aktivitas belajar Mata Pelajaran PKn Kelas VI Semester I Di SDN 2 Semiring Kecamatan Mangaran Kabupaten Situbondo Tahun Pelajaran 2017/2018. Hal ini ditunjukkan adanya kualifikasi siswa dalam belajar yang meningkat setiap siklusnya. Hal ini ditunjukkan adanya kualifikasi siswa dalam belajar yang meningkat setiap siklusnya; Hasil belajar siswa meningkat setelah diterapkan Metode Pembelajaran Picture And Picture pada materi Pemerintahan Pusat dengan prosentase ketuntasan sebesar 58 % pada siklus I, namun ada peningkatan pada siklus II menjadi 87%