Dra. Wiwik Mujiharti
SMA Negeri 4 Pasuruan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Hasil Belajar Sosiologi Materi Pokok Pembentukan Kelompok Sosial Melalui Model Pembelajaran Discovery Learning Siswa Kelas XI IPS 4 SMA Negeri 4 Pasuruan Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2017/2018 Dra. Wiwik Mujiharti
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 7 No 3 (2020): Vol 7 No 3 (2020)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada ulangan harian materi pembentukan kelompok sosial menunjukkan hasil yang tidak memuaskan. Rata-rata kelas hanya mencapai nilai 64 meskipun nilai tersebut belum memenuhi KKM yang telah ditetapkan yaitu 65. Namun siswa yang memperoleh nilai di bawah KKM 14 anak atau 40% dan yang tuntas hanya 21 anak atau 60% dari seluruh siswa kelas XI IPS4 yang berjumlah 35 Anak Untuk meningkatkan pengusaan siswa terhadap materi ajar tersebut, kami melaksanakan perbaikan pembelajaran melalui Penelitian Tindakan Kelas. Diduga sumber permasalahan yang terkait dengan rendahnya hasil belajar sosiologi pada materi pembentukan kelompok sosialdi SMA Negeri 4 Pasuruan ini, dapat kami kemukakan sebagai berikut : 1. Siswa merasa bosan dengan pembelajaran yang dilakukan, karena proses pembelajaran lebih didominasi oleh guru, akibatnya siswa bersifat pasif. 2. Kurang siapnya siswa untuk menerima pelajaran sosiologi pada materi Pembentukan kelompok sosial diduga anggapan siswa pada pelajaran sosiologi merupakan pelajaran yang membosankan dan menghafal. 3. Metode dan teknik yang kurang tepat sehingga kurang menarik bagi siswa. Hasil ulangan siswa antara siklus 1 dan 2 Hasil tes formatif siklus 1 masih banyak siswa yang belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM) di bawah 65. Yaitu dari 35 siswa yang tuntas hanya 74% atau sebanyak 26 siswa yang tuntas sedangkan 26% masih belum tuntas belajar atau sebanyak 9 siswa, untuk siklus 2 sebanyak 33 siswa yang tuntas belajar atau sebanyak 94% siswa yang tuntas belajar.