Mulyono, S.Pd.M.Pd.
SDN 2 Kecamatan Mlarak Kabupaten Ponorogo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peranan Metode Demonstrasi Dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Dalam Meningkatkan Minat Dan Prestasi Belajar Terhadap Mata Pelajaran IPA Pada Siswa Kelas VI Semester I SDN 2 Siwalan Kecamatan Mlarak Kabupaten Ponorogo Tahun Pelajaran 2013/2014 Mulyono, S.Pd.M.Pd.
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 8 No 1 (2021): Vol 8 No 1 (2021)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan observasi yang peneliti lakukan pada bulan September 2013 di kelas VI SDN 2 Siwalan Kecamatan Mlarak Kabupaten Ponorogo, kegiatan belajar mengajar yang guru lakukan sudah menerapkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Namun kenyataan di lapangan dalam kegiatan pembelajaran masih berpusat pada guru, sebagian besar aktivitas pembelajaran dilakukan oleh guru, dan metode pembelajarannya hanya dengan ceramah yang diselingi dengan tanya jawab tentang materi yang disampaikan oleh guru. Hal ini berdampak pada hasil belajar IPA siswa yang masih terbilang kurang maksimal, dimana rata-rata kelasnya hanya 68,25. Salah satu upaya penanaman sifat ilmiah adalah dengan memberikan peluang bagi siswa untuk mencoba atau praktek sendiri. Dengan demikian akan memotivasi siswa untuk mempelajari pelajaran IPA. Memperhatikan gejala-gajala ini, sebagai guru yang ikut berperan dalam proses pembelajaran, peneliti berusaha mencari cara untuk meningkatkan minat dan prestasi siswa belajar konsep IPA. Pemilihan model pembelajaran yang tepat sesuai dengan kondisi siswa, menurut peneliti merupakan salah satu cara untuk meningkatkan minat siswa. Peneliti mencoba menerapkan metode demonstrasi, karena metode ini telah dikembangkan di negara-negara maju, menjadi pilihan penulis untuk menjawab problem ini karena model pembelajaran dengan metode Demonstrasi mengarahkan pembelajaran dan sesuai dengan karakter pembelajaran IPA yang bukan menekankan pada hasil belajar tetapi juga proses imliah dan sikap ilmiah. Serelah penulis melaksanakan penelitian ini maka penulis dapat menyimpulkan bahwa pengajaran yang penulis atau guru laksanakan dengan metode demonstrasi terhadap mata pelajaran IPA pada siswa kelas VI dapat meningkat, adapun peningkatan dapat dilihat dari nilai rata-rata ulangan harian siklus 1 : 60,71 dan pada siklus 2 meningkat menjadi : 79,28.