Sunaryo Sunaryo
Pengawas SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Madiun

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Hasil Belajar Analisis Titrimetri Mata Pelajaran Teknik Dasar Pekerjaan Laboratorium Kimia(TDPLK) Melalui Metode Discovery Learning Siswa Kelas XKA4 SMKN 3 Madiun Semester II Tahun Pelajaran 2019/2020 Sunaryo Sunaryo
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 9 No 2 (2022): Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan kenyataan di lapangan membuktikan bahwa 60% dari siswa kelas XKA4 SMKN 3 Madiun mata pelajaran Teknik Dasar Pekerjaan Laboratorium Kimia (TDPLK) khususnya pada topic Analisis Titrimetri hasil belajarnya kategori rendah. Berdasarkan fenomena tersebut, peneliti melakukan penelitian tindakan (action research) dengan mengimplementasikan strategi pembelajaran model Discovery Learning. Penelitian dilaksanakan dalam tahapan siklus, tiap siklus terdiri atas 2 kali pertemuan. Setiap putaran siklus terdiri atas kegiatan perencanaan (planning), pelaksanaan tindakan (acting), observasi (observing) dan refleksi (reflecting). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes tertulis, observasi dan pengisian angket. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar topic Analisis Titrimetri siswa kelas XKA4 SMKN 3 Madiun semester II tahun pelajaran 2019/2020. Hasil peneltian ini diharapkan memiliki manfaat bagi siswa, guru, sekolah maupun penelti lanjutan dalam meningkatkan mutu pembelajaran, yang berdampak pada peningkatan hasil belajar. Hasil peneltian ini menunjukkan bahwa strategi model pembelajaran Discovery Learning efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas XKA4 SMKN 3 Madiun, yang dibuktikan dengan adanya data yang menunjukkan peningkatan persentase ketuntasan belajar dari 30 siswa adalah 40% (12 siswa) di kondisi awal, 50% (15 siswa) di siklus I, 70% (21 siswa) di siklus II, dan 87% (26 siswa) di silkus III. Keaktifan siswa meningkat dari 78.57% (Cukup Baik) di siklus I, 85.71% (Baik) di siklus II, dan 92.85% (Sangat Baik) di siklus III. Keaktifan guru meningkat dari 78.57% (Cukup Baik) di siklus I, 85.71% (Baik) di siklus II, dan 92.85% (Sangat Baik) di siklus III. Peningkatan respon siswa terhadap pembelajaran model Discovery Learning dari 47% (14 siswa) merespon Cukup Baik (70% - 79%) di siklus I, 63% (19 siswa) merespon Baik (80% - 89%) di siklus II, dan 83% (25 siswa) merespon Baik ( 80% - 89% ) di siklus III