Marta Yuliani
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MENDUKUNG PELAKSANA AN PEMBANGUNAN DI DESA DEMPAR KECAMATAN NYUATAN KABUPATEN KUTAI BARAT Marta Yuliani
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Marta Yuliani NPM 16.11.1001.3509.167 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Partisipasi Masyarakat Dalam Mendukung Pelaksanaan Pembangunan Di Desa Dempar Kecamatan Nyuatan Kabupaten Kutai Barat.Penelitian ini menggunakan perspektif pendekatan deskritif kualitatif yang bertempat di Desa Dempar Kecamatan Nyuatan Kabupaten Kutai Barat. Subjek dari Penelitian ini diambil sampel sebanyak dua belas orang yang terdiri dari tiga orang pegawai kantor desa, dua orang tokoh masyarakat, lima orang anggota masyarakat dan dua orang tokoh agama. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan bahan-bahan kepustakaan. Fokus penelitian ini meliputi tahap assesment, tahap alternatif program kegiatan, tahap pelaksanaan (implementasi) program atau kegiatan, dan tahap evaluasi (termasuk evaluasi input, proses, dan hasil). Teknik anlisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan.Berdasarkan hasil penelitian dengan fokus penelitian partisipasi masyarakat dan pelaksanaan pembangunan maka dapat ditarik kesimpulan, partisipasi masyarakat dalam mendukung pelaksanaan pembangunan sudah diterapkan dan terealisasi dengan cukup baik dan telah dilaksanakan sebagaimana mestinya, pemerintah desa yang ikut mendukung pelaksanaan pembangunan telah melakukan tugasnya dengan baik dan sangat ramah serta bersikap terbuka terhadap masyarakat, sehingga masyarakat sangat terbantu dalam pelaksanaan pembangunan tersebut.Sedangkan untuk kendalanya, sesuai dengan fokus penelitian masyarakat dan pemerintah desa seringkali tidak mendapatkan bahan-bahan material yang diperlukan dikarenakan terkendalanya jarak dari desa ke kota serta sulitnya mendapatkan transportasi sehingga menghambat pelaksanaan pembangunan tersebut dan memperlambat proses pengerjaannya.