Magdalena Bulan, skripsi dengan judul Pengaruh Motivasi Terhadap Kinerja Pegawai pada Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mahakam Ulu. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui dan menggambarkan pengaruh motivasi terhadap kinerja pegawai pada Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mahakam Ulu. Analisa data yang digunakan untuk menguji hubungan atau pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja pegawai, menggunakan instrumen analisis koefisien korelasi product moment. Populasi dalam penelitian sebanyak 104 orang pegawai. Sesuai dengan lokasi penelitian dan karaktersitik responden, maka yang menjadi sampel penelitian ini adalah pegawai berstatus PNS sebanyak 15 orang dan pegawai TNP yang akan diangkat menjadi CPNS sebanyak 20 orang jumlah responden penelitaian, jumlah sampel sebanyak 35 orang. Teknik penarikan sampel menggunakan porposive sampling. Berdasarkan hasil perhitungan koefisien korelasi Product Moment (Pearson) diperoleh rhit 0,412, hasil rhit tersebut lebih besar jika dibandingkan dengan tabel harga-harga kritis dari koefisien korelasi Product Moment (Pearson) untuk n = 35 pada tingkat signifikansi 5%, yaitu 0,316. atau dapat dikatakan pula bahwa rhit = 0,412 > rtab = 0,316, hal ini menunjukkan bahwa motivasi berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai pada Sekretariat DPRD Kabupaten Mahakam Ulu. Berdasarkan hasil perhitungan hasil uji-t diperoleh thit sebesar 4,623. Hasil tersebut jika dibandingkan dengan nilai pada tabel harga-harga kritis t-student ternyata lebih besar, yaitu thit = 4,623 > ttab = 1,701 pada tingkat signifikasi 0,05 untuk n – 2 = 33 (35 – 2 = 33). hal ini berarti bahwa terdapat hubungan dan pengaruh yang signifikan antara variabel motivasi kerja dengan variabel kinerja. Berdasarkan hasil perhitungan koefisiensi determinasi, diperoleh nilai R Square atau r2 sebesar 30%. dapat diketahui bahwa besarnya pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja pegawai pada Sekretariat DPRD Kabupaten Mahakam Ulu adalah sebesar 30%, dan sebesar 70% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diukur dalam penelitian ini. Maknanya adalah bahwa sebesar 30% kinerja pegawai pegawai di pengaruhi oleh faktor dominan yaitu kuantitas dan kualitas pekerjaan, kehandalan dalam bekerja dan tanggungjawab terhadap jabatan yang diemban seorang pegawai, dan sisanya sebesar 70% pelayanan dipengaruhi oleh faktor lainnya yang tiadk di ukur dalam penelitian ini, seperti gaji dan insentif yang diterima pegawai, perhatian pimpinan, training, kerjasama dan lainnya.