Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DIGITAL STORYTELLING SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN YANG KREATIF DAN INOVATIF DI ERA NEW NORMAL Paulina Fortinasari; Candradewi Wahyu Anggraeni; Susanti Malasari
Aptekmas Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 5 No 1 (2022): APTEKMAS Volume 5 Nomor 1 2022
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.724 KB) | DOI: 10.36257/apts.v5i1.3680

Abstract

The rapid development of technology and limited learning condition during the current pandemic require teachers as educators to be able to integrate technology into classroom activities appropriately and effectively. Digital storytelling is a form of modern learning media that can be used as an alternative to deliver material as well as insert character values that must be acquired by the elementary school students during this pandemic. This article discusses the implementation of training on making digital storytelling as a creative and innovative learning medium for elementary school teachers. It also reveals the perceptions of the teachers regarding the use of digital storytelling in the class. There are four stages of training, namely observation, socialization, mentoring, and evaluation. Through these stages, this training received positive responses from the participants and successfully provided direct benefits to the elementary school teachers. The participants had participated in the training enthusiastically and actively did the practices of making digital storytelling. All the digital storytelling made were very interesting, high-quality and full of character values that the students need to develop during the condition of learning from home.
EDUKASI KESEHATAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU BALITA TERKAIT STUNTING DI DESA PLIPIR Paulina Fortinasari; Vika Dias Anspratiwi; Nugroho Sayekti; Lathifah Nur Aini; Tri Setia Ningrum
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v6i2.6267

Abstract

Stunting menjadi isu kesehatan yang serius pada balita yang memengaruhi pada pertumbuhan, perkembangan, dan kualitas sumber daya manusia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di Desa Plipir sebagai respon terhadap masih ditemukannya kasus dan risiko stunting pada balita. Kegiatan ini bertujuan memperluas pengetahuan ibu balita mengenai upaya pencegahan dan penanganan stunting melalui edukasi kesehatan. Metode yang digunakan berupa penyuluhan dengan pendekatan edukatif dan partisipatif serta pengukuran pengetahuan melalui penggunaan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan ini memperlihatkan peningkatan tingkat pengetahuan ibu balita, yang tercermin dari persentase kategori pengetahuan tinggi pada pre-test sebesar 84,2% meningkat menjadi 89,5% pada post-test. Kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat peran ibu balita dan mendukung upaya penurunan risiko stunting di Desa Plipir.