Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS STRUKTUR EKONOMI DAN IDENTIFIKASI SEKTOR UNGGULAN DALAM PEREKONOMIAN DAERAH KABUPATEN ROKAN HILIR Arwinsa Argi Priangga; Dahlan Tampubolon; Wahyu Hamidi
Juremi: Jurnal Riset Ekonomi Vol. 1 No. 4: Januari 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/juremi.v1i4.566

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau bertujuan untuk mengetahui potensi dan mengidentifikasi pola pertumbuhan serta penyebaran sektor ekonomi guna mendukung kemajuan perekonomian daerah Kabupaten Rokan Hilir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif berupa angka-angka yang di publikasi Badan Pusat Statistik Provinsi Riau dan Kabupaten Rokan Hilir. Data yang di pergunakan dalam penelitian ini yakni PDRB atas dasar harga konstan Provinsi Riau tahun 2011-2020 dan PDRB atas dasar harga konstan Kabupaten Rokan Hilir tahun 2011-2020. Alat analisis yang digunakan meliputi Location Quotient (LQ), Shift-Share, Typologi Klassen, Indeks Lokalisasi, dan Indeks Spesialisasi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa sektor Pertambangan dan Penggalian serta sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan merupakan sektor basis dan tergolong sebagai sektor maju dengan pertumbuhan dan kontribusi yang besar dalam membentuk PDRB Kabupaten Rokan Hilir, namun hingga saat ini penyebarannya terdiversifikasi atau belum terjadi pemusatan serta tidak memiliki aktivitas khas yang terspesialisasi secara relatif terhadap Provinsi Riau. Dengan mengetahui potensi yang tersedia di harapkan pemerintah selaku pemangku kebijakan dapat memanfaatkan secara maksimal guna mendukung kemajuan perekonomian daerah serta tetap memperhatikan sektor-sektor yang pekembangannya masih kecil agar dapat memberi dampak yang besar di masa depan.
ANALISIS NILAI TAMBAH AGROINDUSTRI ABON IKAN PATIN DI DESA KOTO MESJID KECAMATAN XIII KOTO KAMPAR KABUPATEN KAMPAR PROVINSI RIAU (STUDI KASUS PADA CV. GRAHA PRATAMA FISH) Wahyu Hamidi
Jurnal Agribisnis Vol. 18 No. 1 (2016): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.948 KB) | DOI: 10.31849/agr.v18i1.756

Abstract

Ikan Patin dapat diolah menjadi berbagai produk. Nilai tambah tinggi yang diterima oleh pengusaha agroindustri memicu meningkatnya persaingan, baik dalam memperoleh bahan baku dan pemasaran produk-produk pengolahan. Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah menyebutkan sebelumnya adalah untuk memproses ikan patin segar menjadi abon ikan patin. Penelitian ini merupakan studi kasus pada CV. Graha Pratama Fish, Koto Mesjid Desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai tambah yang diperoleh setelah patin segar diolah menjadi abon ikan patin. Jumlah responden 5 orang, termasuk satu orang sebagai pemilik home industry dan empat karyawan. Nilai tambah dari penelitian ini adalah perbedaan antara nilai output, kontribusi input lain dan harga bahan baku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tambah dari pengolahan ikan patin adalah Rp 12.121,83 / kg , pangsa tenaga kerja 12,37 % . Keuntungan usaha yang diperoleh Rp 10.621,83 , dengan jumlah margin 91,84 % Kata kunci : nilai tambah, agroindustri, abon ikan patin
Pengaruh Pemanfaatan Dana Desa Terhadap Pembangunan Infrastruktur di Desa Lubuk Terap Kecamatan Bandar Petalangan Kabupaten Pelalawan Nurul Atifah; Wahyu Hamidi; Selly Prima Desweni
Journal of Social and Policy Issues Volume 3, No 1 (2023): January - March
Publisher : Pencerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58835/jspi.v3i1.118

Abstract

The purpose of this research is to examine how the residents of Lubuk Terap, located in the Bandar Petalangan District of Pelalawan Regency, have used village funds to improve the village's infrastructure. Primary information was used for this study. Both quantitative and qualitative approaches were used to analyze the data in this study. Lubuk Terap is located in the Bandar Petalangan District of the Pelalawan Regency in Indonesia, and the analysis reveals that the village's simultaneous use of village funds has a significant impact on infrastructure development in the village. The R2 value, which represents the proportion of variance explained by the model, is 0.265, or 26.5%. This means that adjustments to how the village spends its money account for 26.5% of the observed changes in the development infrastructure of Lubuk Terap. Lubuk Terap village's development infrastructure has changed due to a combination of factors, only 26.5% of which are accounted for by the variables used in this analysis.
ANALISIS DISPARITAS PENDAPATAN ANTAR KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI RIAU Asel Rahma Ocsa; Sri Endang Kornita; Wahyu Hamidi
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 9 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i9.2025.3895-3905

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis disparitas pendapatan antar Kabupaten/Kota di Provinsi Riau. Pokok masalah yang diteliti yaitu Struktur ekonomi dan Tingkat Disparitas antar Kabupaten/Kota di Provinsi Riau. Penelitian ini menggunakan data time series dari tahun 2019-2023 dan data cross section yang mana mencakup 12 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Metode analisis  menggunakan Analisis Indeks Williamson dan Tipologi Klassen digunakan alat bantu Microsoft Excel. Hasil dari penelitian ini Analisis Tipologi Klassen antar kabupaten/kota di Provinsi Riau menunjukkan Pekanbaru dan Pelalawan termasuk dalam (Kuadran I) sebagai daerah maju dan tumbuh cepat. Kabupaten Siak dan Rokan Hilir berada di (Kuadran II), yaitu daerah maju tapi tertekan. Kabupaten Kuantan Singingi, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Rokan Hulu, dan Kota Dumai masuk (Kuadran III) daerah yang berkembang cepat. Sementara itu, Bengkalis, Kepulauan Meranti, dan Kampar tergolong daerah tertinggal (Kuadran IV). Analisis Indeks Williamson pada tahun 2019-2023 antar kabupaten/kota di Provinsi Riau menunjukkan ketimpangan pembangunan dalam kategori sedang, dengan rata-rata nilai indeks sebesar 0,523.
PENGARUH PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI KOTA PEKANBARU TAHUN 2011-2024 T.M. Atallah Fadil; Wahyu Hamidi; Putri Asrina
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 11 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i11.2025.4399-4408

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pajak daerah dan retribusi daerah terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Pekanbaru selama periode 2011–2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif asosiatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan instansi pemerintah terkait. Analisis data dilakukan menggunakan model regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, pajak daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Pekanbaru sedangkan retribusi daerah tidak berpengaruh dan tidak terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Pekanbaru. Secara simultan, pajak daerah dan retribusi daerah berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi.