Nurochmawati Nurochmawati
Pusat Riset Pengolahan Produk dan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan.

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Pembuatan Edible Film dari Karaginan. Th. Dwi Suryaningrum; Jamal Basmal; Nurochmawati Nurochmawati
Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan Vol 11, No 4 (2005): JPPI Ed Pascapanen
Publisher : Balai Besar Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jpbkp.v11i4.471

Abstract

            Penelitian pembuatan edible film dari karaginan telah dilakukan. Penelitian dilakukan dalam dua tahap yaitu penelitian pendahuluan dan penelitian utama. Penelitian pendahuluan dimaksudkan untuk memperoleh formulasi bumbu yang akan digunakan dalam penelitian utama. Penelitian utama dilakukan dengan menggunakan perlakuan volume larutan pengencer dan penambahan tepung tapioka. Larutan pengencer yang digunakan adalah kaldu ebi dengan vo­lume 75 dan 80 kali bobot karaginan serta penambahan tepung tapioka dengan perbandingan bobot antara tepung karaginan dan tepung tapioka 21 dan tanpa penambahan tepung tapioka. Pengamatan dilakukan terhadap sifat fisik (ketebalan, persentase pemanjangan serta kekuatan tarik), sifat kimia (analisis proksimat) serta uji organoleptik. Hasil penelitian pendahuluan menunjukkan bahwa formulasi bumbu yang terbaik adalah gula 2,5%, garam 0,6%, kecap 0,4%, MSG 0,05%, bahan pewarna 0,4%, dan sorbitol 0,4%. Analisis statistik menunjukkan bahwa perlakuan volume pengencer berpengaruh (U=0,05) terhadap ketebalan film yang dihasilkan, sedangkan penambahan tepung tapioka berpengaruh terhadap menurunnya nilai kekuatan tarik film. Perlakuan yang diberikan tidak berpengaruh terhadap persentase pemanjangan film, perlakuan volume pelarut dan penambahan tepung tapioka hanya berpengaruh terhadap kandungan protein dan kadar lemak film. Pada uji organoleptik, hanya bau yang dipengaruhi oleh perlakuan volume pelarut, sedangkan uji organoleptik lainnya seperti tekstur, penampakan, warna dan rasa tidak dipengaruhi oleh semua perlakuan yang diberikan,