IMA ARDILA, Pengaruh Efektivitas Pegawai Dalam Meningkatkan Pelayanan Publik di Lingkungan Kantor Kecamatan Bengalon Kabupaten Kutai Timur, dibawah bimbingan Ibu Dra. Hj. Nanik Pujiastuti,M.Si. selaku Dosen Pembimbing I dan Bapak H. Achmad Jubaidi, S.Sos, M.Si. selaku Dosen Pembimbing IIPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan Ekektifitas Kerja Pegawai dalam Meningkatkan pelayanan publik di Lingkungan Kantor Kecamatan Bengalon Kabupaten Kutai Timur, dan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan kendala-kendala apa saja yang dihadapi dalam pelaksanaanya. Dalam penelitian ini terdapat beberapa penyelenggaraan pelayanan publik sesuai dengan pasal 4 UU No.25 tahun 2009 yaitu Transparansi, Akuntabilitas dan Ketepatan waktu serta teori dari pengukuran efektivitas kerja yaitu Produktivitas Kerja dan Kepuasan Kerja.Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan tujuan menggambarkan serta mendeskripsikan bagaimana Efektivitas Kerja Pegawai dalam proses pelayanan public yang dilaksanakan di Lingkungan Kantor Kecamatan Bengalon Kabupaten Kutai Timur. Adapun analisis data yang digunakan adalah analisis data model interaktif yang dikemukakan oleh Miles, Huberman (dalam Sugiyono) tahun (2014: 405-412), dimana analisis data ini terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data sekunder dengan melakukan penelitian kepustakaan dan sumber-sumber data sekunder lainnya serta melakukan penelitian langsung ke lapangan untuk mendapatkan data primer melalui wawancara yang mendalam (interview indeep).Dari hasil penelitian yang dilakukan, menunjukkan bahwa Efektivitas Kerja Pegawai dalam Pelayanan Publik di Lingkungan Kantor Kecamatan Bengalon Kabupaten Kutai Timur khususnya yang berhubungan dengan produktivitas kerja yang dihasilkan para pegawai dalam memberikan pelayanan publik masih terdapat beberapa kendala. Hal tersebut terjadi karena hanya ada beberapa pegawai saja yang mampu menguasai atau menggunakan computerisasi, dan dalam pelaksanaannya juga seringkali terjadi keterlambatan waktu penyelesaian yang dibutuhkan oleh masyarakat. Sedangkan dalam kepuasan kerja, transparansi dan akuntabilitas serta ketepatan waktu yang diberikan pegawai terhadap masyarakat dalam memberikan pelayanaan publik telah dilaksanakan secara baik dan berjalan dengan lancar.