Harimat Hendrawan
Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya dan Pelayanan Kesehatan, Jalan Percetakan Negara No. 29 Jakarta 10560, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Faktor yang Mempengaruhi Niat Pindah Mahasiswa Peserta Program Bantuan Pendidikan Dokter Spesialis dan Gigi Spesialis Asep Hermawan; Harimat Hendrawan
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan (Journal of Research and Development in Health Services)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.432 KB) | DOI: 10.22435/jpppk.v2i1.34

Abstract

Abstrak Akses pelayanan kesehatan yang berkualitas sangat penting untuk meningkatkan indikator derajat kesehatan masyarakat salah satunya pelayanan spesialistik. Distribusi tenaga dokter spesialis dan dokter gigi spesialis di Indonesia belum merata. Salah satu upaya pemerintah adalah dengan melakukan rekruitmen spesialis melalui Program Bantuan Pendidikan Dokter Spesialis/Dokter Gigi Spesialis (PDS/PDGS). Artikel ini bertujuan mendapatkan gambaran faktor–faktor yang mempengaruhi niat pindah dokter spesialis/dokter gigi spesialis pasca penugasan peserta program bantuan PDS/PDGS. Sumber data penelitian adalah data kajian implementasi program PDS/PDGS yang diselenggarakan oleh Badan Pendayagunaan dan Pemberdayaan SDM Kesehatan (BPPSDMK) dan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes). Penelitian ini menggunakan desain potong lintang (cross sectional), populasi dan sampel adalah seluruh mahasiswa peserta program bantuan PDS/PDGS yang berada di tempat pada saat pengumpulan data yang berasal dari beberapa Fakultas Kedokteran yang ditunjuk/bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan sebagai penyelengaraan program. Data dianalisis secara bivariat menggunakan uji Chi squere. Hasil analisis menunjukan bahwa, berdasarkan karakteristik individu, niat pindah berhubungan dengan status kepegawaian dan status perkawinan (nilai P<0,05). Faktor keamanan, penghasilan, pengembangan pengetahuan dan keterampilan serta kemudahan untuk mendapatkan pendidikan anak berpengaruh signifikan terhadap keinginan pindah (nilai P< 0,05). Kata kunci: Niat pindah, Retensi dokter spesialis/dokter gigi spesialis, Penghasilan Abstract Access to quality health services, including specialist services is important to improve public health indicator. Medical specialist and dental specialists in Indonesia has not been evenly distributed. Recruitment through financial support program for medical specialist/dental specialist education is one of the government’s efforts. The objective of this article is to describe the factors affecting intentions to leave after compulsory practice of the participants of the program. The data sources was assessment data of the implementation of the program conducted by the Board of Development and Empowerment of Human Resources for Health and National Institute of Health Research and Development. This study used crosssectional design. Population and samples were all student of the program participants were in place at the time of data collection. Students come from several medical school appointed / cooperated with the ministry of health in organizing this program. Data were analyzed bivariately by using Chi squere test. The results of the analysis show that, based on individual characteristics, the intentions of leave relate to employment status and marital status (P <0.05). In addition, the factors of security, income, development of knowledge and skills and the ease of getting a child’s education have a significant effect on the intention to leave (P-value <0.05). Keywords: Intention to leave, Medical/dentist specialist retention, Income