Mohamad Faisal Aulia
UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kode Etik dan Integritas Guru PAI dalam Perspektif Islam Anjelina; Mohamad Faisal Aulia
Tarbawi: Journal of Islamic Education Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Riyadlotul Mujahidin Ngabar Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55380/tarbawi.v2i2.133

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kode etik dan integritas guru PAI dalam perspektif islam. Guru merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan dalam pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan normative yuridis yang dilakukan dengan cara menelaah dan menginterpretasikan hal-hal yang bersifat teoritis menyangkut kode etik, kedudukan yang berkaitan dengan guru Pendidikan Agama Islam. Jenis penelitian yang digunakan adalah peneltian kajian Pustaka (library research). Hasil pembahasan dalam penelitian ini dapat dikemukakan bahwa "Kedudukan guru yang istimewa, ternyata berimbang dengan tugas dan tanggungjawabnya yang tidak ringan." Seorang guru agama bukan hanya guru, tapi juga pendidik. Sebagai pendidik, guru memiliki kewajiban untuk mencapai tujuan pendidikan Islam, yaitu memberikan peran maksimal kepada siswa dan menjadikan mereka muslim yang sempurna. Untuk mencapai tujuan tersebut, guru harus bekerja keras dengan berbagai cara, seperti mengajar, melatih, membiasakan, memberi teladan, memberi semangat, pujian, hukuman bahkan doa. Profesi guru tidak hanya pengetahuan teknis dan manajemen, tetapi juga sikap. Guru hendaknya mengajar dengan niat mengharapkan ridha Allah SWT, menyebarkan ilmu, menegakkan kebenaran. Guru hendaknya tidak menolak untuk mengajar murid yang tidak mempunyai niat tulus dalam belajar. Guru hendaknya mencintai muridnya seperti ia mencintai dirinya sendiri.
Peran Media sebagai Alat Komunikasi Dakwah dalam Menjangkau Masyarakat Minoritas Melalui Youtube, Zoom, dan Google Meet Mohamad Faisal Aulia; Ayu Windi Lestari
Taqorrub: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Dakwah Intitut Agama Islam Riyadlotul Mujahidin Ngabar (IAIRM) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55380/taqorrub.v3i2.229

Abstract

Dakwah merupakan upaya untuk memotivasi orang lain agar berbuat baik dan mengikuti jalan petunjuk, serta melakukan amar ma’ruf nahi munkar dengan tujuan mendapatkan kesuksesan serta kebahagiaan dunia dan akhirat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menjelaskan fenomena melalui pengumpulan data Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi yang dalam hal ini ialah pendeskripsian mengenai peran media sebagai alat komunikasi dakwah dalam menjangkau masyarakat minoritas melalui Youtube Channel, Zoom, Dan Google Meet. Teknik pengolahan dan analisis data dilakukan dengan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil pembahasan dalam oenelitian ini menunjukkan bahwa Dengan adanya internet, untuk menyebarkan dakwah Islam dapat dilakukan ke seluruh penjuru dunia, tanpa adanya batasan wilayah, budaya dan tentunya dengan waktu yang cepat. Begitu besarnya potensi dan efisiensinya jaringan internet dalam membentuk dan pemanfaatan dakwah, maka dakwah dapat dilakukan dengan membuat jaringan-jaringan informasi tentang Islam atau yang sering disebut dengan cybermuslim atau cyberdakwah. Pemanfaatan Youtube, Zoom Dan Google Meet sebagai sarana komunikasi oleh masing-masing informan sangat diperlukan bagi masyarakat kalangan minoritas muslim.