Lia Listiati
Tidar University

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Aplikasi Trigonometri Kelas XI Ditinjau dari Gender Lia Listiati; Nurul Aini Adiningsih
MATH LOCUS: Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2021): MATH LOCUS: Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/mathlocus.v2i2.2309

Abstract

Salah satu materi matematika di SMA adalah trigonometri. Permasalahan trigonometri biasanya menyajikan soal dalam bentuk aplikasi trigonometri. Berdasarkan penelitian di beberapa SMA didapatkan jika persentase kesalahan siswa dalam memahami soal trigonometri cukup tinggi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka diperlukan suatu analisis untuk dapat mengetahui jenis-jenis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal aplikasi trigonometri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan siswa serta menguraikan faktor yang menjadi penyebab siswa melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal aplikasi trigonometri yang ditinjau dari gender berdasarkan prosedur Newman. Pengumpulan data melibatkan 16 siswa yang terdiri dari 8 siswa laki-laki dan 8 siswa perempuan dengan metode tes dan wawancara. Dari data, diperoleh adanya perbedaan kesalahan siswa laki-laki dan siswa perempuan dalam menyelesaikan soal aplikasi trigonometri, yang meliputi: 1) kesalahan membaca, 2) kesalahan memahami, 3) kesalahan dalam transformasi, 4) kesalahan dalam keterampilan proses, dan 5) kesalahan dalam penulisan jawaban. Hasil penelitian menunjukkan siswa paling banyak melakukan kesalahan dalam memahami dengan persentase kesalahan siswa perempuan lebih banyak dibandingkan siswa laki-laki, yaitu kesalahan siswa laki-laki dalam memahami sebesar 52.8%, sedangkan siswa perempuan melakukan kesalahan memahami sebesar 56.3%. Adapun hasil penelitian yang lainnya menunjukkan kesalahan dalam memahami dan transformasi lebih banyak dilakukan oleh siswa perempuan, sedangkan kesalahan dalam keterampilan proses dan penulisan jawaban lebih banyak dilakukan oleh siswa laki-laki.