Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Implementansi Prinsip Syariah terhadap Pembiayaan Mudharabah pada Bank Syariah Indonesia Rachmat Sugeng Sugeng; Abdul Majid Bakri
Jurnal Pasar Modal dan Bisnis Vol 4 No 1 (2022)
Publisher : The Indonesia Capital Market Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37194/jpmb.v4i1.106

Abstract

This study aims to determine how the implementation of sharia principles on mudharabah financing at Bank Syariah Indonesia (BSI) KC Makassar 2. This study uses a qualitative approach that requires a process that comes from the results of observations, interviews and documentation. The results of this study indicate that the implementation of mudharabah financing at Bank Syariah Indonesia (BSI) KC Makassar 2 is not in line with DSN MUI Fatwa No. 07/DSN-MUI/IV/2000 Regarding Mudharabah Financing (Qiradh) but the researchers found the first finding that mudharib who want to apply for financing do not need to include collateral and secondly shahibul maal and mudharib share operational costs.Abstract bahasa Inggris memuat tujuan (purpose), metode (methods), temuan (finding), keterbatasan/implikasi (jika ada) dan originalitas riset/signifikansi riset.
MANAJEMEN RISIKO PENANGANAN ORANG TERLANTAR OLEH APARATUR SIPIL NEGARA PADA DINAS SOSIAL PROVINSI SULAWESI SELATAN Cakra Manggala Daeng Rewa; Suyuthi, Nurmadahi Fitri; Abdul Majid Bakri
Jurnal Manajemen dan Ekonomi Terapan Vol. 4 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Yayasan Insan Literasi Cendekia (INLIC) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/jmet.v4i1.332

Abstract

Penanganan orang terlantar merupakan salah satu bentuk pelayanan sosial yang memiliki tingkat kompleksitas dan risiko kerja yang tinggi, khususnya bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai pelaksana kebijakan di daerah. Berbagai risiko dapat muncul dalam setiap tahapan penanganan, mulai dari penjangkauan, asesmen, pemulangan, hingga rehabilitasi sosial. Oleh karena itu, penerapan manajemen risiko menjadi instrumen penting untuk menjamin efektivitas, akuntabilitas, serta keberlanjutan pelayanan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep dan penerapan manajemen risiko dalam penanganan orang terlantar oleh ASN pada Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap ASN yang terlibat langsung dalam penanganan orang terlantar. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep manajemen risiko telah dipahami secara umum oleh ASN, namun penerapannya belum sepenuhnya terstruktur dan terintegrasi dalam setiap tahapan penanganan orang terlantar. Risiko operasional, administratif, dan keselamatan kerja masih menjadi tantangan utama yang dihadapi ASN, terutama akibat keterbatasan sumber daya, belum optimalnya prosedur operasional berbasis risiko, serta rendahnya budaya sadar risiko. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan manajemen risiko melalui peningkatan kompetensi ASN, dukungan kepemimpinan, dan integrasi dengan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) sangat diperlukan guna meningkatkan efektivitas penanganan orang terlantar di Provinsi Sulawesi Selatan.