Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Eksistensi Partai Politik dan Degradasi Moral Bangsa Insan Mahmud
Resolusi: Jurnal Sosial Politik Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Department of Political Science - Universitas Sains Al-Qur’an

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/resolusi.v1i1.159

Abstract

In the political system in Indonesia, political parties are one of the pillars of democracy. As the only institutional framework for the process of representation and governance, political parties are required to be more proactive in creating conditions and possibilities for fundamental change in the political, economic and cultural nations of the nation. So the great task for the elite of political parties is to show the existence of political parties as the institution most responsible for the nation's moral upholding. The problem that often arises is the moral degradation shown by the rampant cases of corruption and other cases. This paper dictates the importance of oversight by political parties over the political power of the executive, legislative and judiciary. This assumption is built on the premise that leaders in a country are a product of recruitment and regeneration by political parties.
Implementasi Regulasi Pembangunan Desa Insan Mahmud
Resolusi: Jurnal Sosial Politik Vol 5 No 2 (2022)
Publisher : Department of Political Science - Universitas Sains Al-Qur’an

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/resolusi.v5i2.3311

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana implementasi dua regulasi yang mengatur pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa yaitu Permendesa PDTT No. 21 Tahun 2020 dan Permendagri No. 114 Tahun 2014. Desa dalam melaksanakan pembangunan semestinya mengawali dengan perencanaan desa sesuai ketentuan regulasi. Permasalahan masih buruknya infrastruktur desa, rendahnya kepedulian terhadap kesenian desa, minimnya kesejahteraan RT dan RW merupakan masalah utama di kecamatan Wanayasa. Kualitas dari hasil pembangunan dan pemberdayaan masih jauh dari harapan dan tujuan untuk mensejahterakan masyarakat desa. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan bersifat deskriptif. Data primer diperoleh dengan cara melakukan wawancara dan observasi. Adapun data sekunder diperoleh dari studi pustaka dan dokumentasi selama penelitian berlangsung. Hasil dari penelitian diperoleh data bahwa mayoritas pemerintah desa belum melaksanakan tahapan pembangunan desa sesuai regulasi yang dikeluarkan oleh pemerintah. Kondisi tersebut disebabkan oleh minimnya kualitas SDM di pemerintahan desa, tidak efektifnya tim penyusun perencanaan desa dan kepentingan politik kepala desa. Sehingga mempengaruhi kualitas dari pelaksanaan tahapan pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat desa.
STRATEGI PEMENANGAN PARTAI POLITIK DALAM PEMILU (Study kasus Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia di Kota Salatiga dalam Pemilu 2009) Insan Mahmud
Politika: Jurnal Ilmu Politik Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : Program Magister Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.985 KB) | DOI: 10.14710/politika.9.1.2018.47-59

Abstract

General election 2009 representing third general election which carried out after reform ’ 98 with the better general election system compared to two previous general election systems, among other things is applying of order of certain parliamentary threshold and chosen legislative candidate determination with the majority of votes. Consequently, each political party had to make the strategy to win the general election which is as effective as possible to be coming up as winner in every level of election area. This research represent the research qualitative which aim to describe and compare the winning strategies of Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) and Partai Keadilan Sejahtera (PKS) at Salatiga city in 2009’s general election. PKPI And PKS represent the political party that was following the general election 2004 having chair which significant in Salatiga city. The research findings stresses that both parties have unique strategies when deal with the game rules, particularly with DPP (Board of Province Directors) and DPK (Board of Town Directors). Furthermore, both were also attempting to recruit candidates and trying to campaign their programs competitively in the city.
Village Government Policies to Unravel the Failure in handling Stunting(Case study of Candiyasan Village, Wonosobo Regency) Mahmud, Insan
Unnes Political Science Journal Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/upsj.v8i1.9479

Abstract

The prevalence of stunting in 2021 according to the Indonesian Infant Nutrition Survey (SSGBI) was 24.4%. This figure still exceeds the WHO limit of 20%. The prevalence of stunting cases in Wonosobo Regency touched 10.49 percent and Candiyasan Village is the locus of stunting in Kertek District. This study aims to identify the factors causing the high stunting rate in Candiyasan Village and its relation to the extreme poverty rate, which is also high in Kertek Sub-district. The method used is descriptive qualitative method according to the results of interviews as primary data and literacy data as secondary data. The results show that stunting cases are caused by several factors, including: high rates of early marriage, pregnant women's awareness of the importance of checking nutritional fulfillment during pregnancy, nutritional fulfillment patterns, family food security, and poverty. The majority of stunting toddlers come from poor families.
Intensi Memilih Pada Pemilih Pemula Ditinjau dari Konformitas Teman Sebaya Astrika, Lusia; Mahmud, Insan
Resolusi: Jurnal Sosial Politik Vol 8 No 2 (2025)
Publisher : Department of Political Science - Universitas Sains Al-Qur’an

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/336tq368

Abstract

First-time voters represent a potential strategy for political parties' victory because, quantitatively, the number of first-time voters increases relatively from election to election. First-time voters, who lack voting experience, are easily influenced by their surroundings, including family, peers, and political parties themselves. This study aims to determine the relationship between voting intensity among first-time voters and peer conformity. The research method used was quantitative. Data were collected by distributing a questionnaire on a scale, with 44 first-time voters (n=44) responding. The results showed a positive relationship between peer conformity and first-time voter voting intensity, with an effective contribution of 6.60%. This indicates that peer conformity significantly influences first-time voter voting intensity. Conformity with peers is a significant factor in shaping first-time voter voting intensity. The higher the peer conformity, the higher the voting intensity among first-time voters.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pemanfaatan Panas Buangan Penghangat Ruangan dengan Alat TEG dan Pendampingan Organisasi melalui Pelatihan Manajemen Organisasi Sulistiati, Muhammad Khoidar Atho'; Mahmud, Insan
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Februari
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v5i1.502

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Patak Banteng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, bertujuan untuk memberdayakan Kelompok Tani Lestari melalui pemanfaatan panas buangan alat penghangat ruangan dengan teknologi Thermoelectric Generator (TEG) dan penguatan manajemen organisasi kelompok tani. Desa Patak Banteng sebagai wilayah pertanian dataran tinggi menghadapi tantangan dalam memanfaatkan panas buangan yang dihasilkan oleh alat penghangat ruangan. TEG, yang mengonversi perbedaan suhu menjadi energi listrik, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi energi pada sektor pertanian. Selain itu, pelatihan manajemen organisasi yang mencakup pemahaman struktur organisasi dan pembagian tugas bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dan efektivitas kerja kelompok. Melalui pendekatan kualitatif partisipatif, kelompok tani dilibatkan secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari identifikasi masalah hingga evaluasi. Hasilnya menunjukkan bahwa penerapan TEG dapat mengurangi pemborosan energi dan meningkatkan efisiensi pertanian, sementara pelatihan organisasi meningkatkan keteraturan dan kemandirian kelompok tani. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak berkelanjutan, tidak hanya dalam aspek teknis pemanfaatan teknologi, tetapi juga dalam penguatan kelembagaan dan manajerial kelompok tani. Program ini memiliki potensi untuk diperluas ke kelompok tani lain di wilayah pertanian dataran tinggi, dengan memperkuat kapasitas sosial dan ekonomi masyarakat pedesaan.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Pengabdian Masyarakat oleh BEM UNSIQ di Desa Patakbanteng Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo Fatmah Islamiyah, Zulfa Annisa; Jumini, Sri; Mahmud, Insan; Suwondo, Adi
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Februari
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v5i1.504

Abstract

Pengembangan pemberdayaan masyarakat melalui program mahasiswa berdampak atau PM-BEM di Desa Patakbanteng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo didasari dengan berbagai permasalahan yang dialami oleh masyarakat seperti terbuangnya energi pada alat penghangat ruangan, penurunan produktifitas petani dalam masa tunggu panen, hingga pengelolaan data koperasi merah putih yang masih manual dan kekurangan praktek dalam pemasaran online sehingga diperlukan program untuk mengatasi permasalahan yang terjadi dengan didampingi oleh tokoh akademik seperti dosen dan mahasiswa untuk melakukan pemberdayaan dalam wujud pengabdian kepada masyarakat sekaligus upaya untuk melakukan langkah kongkret untuk mensejahterakan masyarakat di wilayah pedesaaan. Metode yang dilakukan menggunakan metode service learning. Dimana mahasiswa mencari potensi yang ada didesa sekaligus mencari solusi permasalahan yang ada di desa. Hasil dari program ini keberhasilan kolaborasi pengembagan pemberdayaan antara mahasiswa dan masyarakat melalui lima pelatihan untuk mengatasi masalah dan meningkatkan pengetahuan masyarakat serta praktik efektif guna untuk mencapai kemandirian masyarakat dalam meningkatkan pembangunan ekonomi di desa sekaligus untuk memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat. Dampak dalam Program ini tidak lain untuk memecahkan berbagai permasalahan yang terjadi di Desa Patakanteng dengan memberikan pelatihan dan penyuluhan kepada mitra program supaya bisa meningkatkan kualitas pemahaman materi dan kemandirian untuk pertumbungan ekonomi berkelanjutan.
Digital Marketing bagi Kelompok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK): Sebuah Studi Kasus di Desa Patakbanteng, Wonosobo, Jawa Tengah Saputra, Yoga Dwiki; ‘Ula, Alfatin Rochimatul; Gumohung, Alfikran; Asidiq, M. Tegar Restu; Jumini, Sri; Mahmud, Insan; Suwondo, Adi; Efendi, Bahtiar; Akbar, Muhamad Asif Maulana
Jurnal Studi Kasus Kegiatan Masyarakat Vol 4, No 1 (2026)
Publisher : Gemilang Maju Publikasi Ilmiah (GMPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53889/jskkm.v4i1.751

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan bersama Kelompok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Patakbanteng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, yang selama ini masih berfokus pada kegiatan rutin tanpa orientasi ekonomi produktif. Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan ibu-ibu PKK dalam memanfaatkan digital marketing untuk memasarkan produk lokal seperti olahan carica dan hasil kebun musiman. Metode kegiatan menggunakan studi kasus dengan metode kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui penyampaian materi, praktik pembuatan akun bisnis di media sosial, simulasi konten promosi, serta evaluasi menggunakan pre-test, post-test, dan wawancara. Hasil pre-test menunjukkan rata-rata pengetahuan peserta sebesar 77,81, sedangkan nilai post-test meningkat menjadi 94,06, yang menandakan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan digital marketing. Peserta mampu membuat konten visual menarik, menulis caption promosi efektif, serta mengelola akun bisnis daring secara mandiri. Program ini berdampak positif terhadap kepercayaan diri, motivasi berwirausaha, dan peningkatan potensi ekonomi keluarga. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal pemberdayaan perempuan desa melalui pemanfaatan teknologi informasi untuk memperkuat ekonomi lokal.